Alumni/lulusan – Universitas Jember https://unej.ac.id Working in Harmony, Nurturing the Future Thu, 26 Feb 2026 02:53:56 +0000 en-US hourly 1 https://unej.ac.id/wp-content/uploads/2023/09/cropped-maskable-unej-icon-1-32x32.png Alumni/lulusan – Universitas Jember https://unej.ac.id 32 32 FKG UNEJ Lantik 58 Dokter Gigi, Dua Lulusan Raih Nilai UKOMNAS Nyaris Sempurna https://unej.ac.id/blog/2026/02/25/fkg-unej-lantik-58-dokter-gigi-dua-lulusan-raih-nilai-ukomnas-nyaris-sempurna/ Wed, 25 Feb 2026 14:50:57 +0000 https://unej.ac.id/?p=178288 Jember, 25 Februari 2026

Mengawali awal tahun 2026, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember (UNEJ) kembali lahirkan 58 Dokter Gigi dalam acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Gigi ke 118 Periode 3 Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar dengan khidmat di Gedung Soetardjo UNEJ pada, Rabu (25/02/2026). Dalam momentum tersebut menjadi penanda kesiapan para dokter gigi baru untuk memegang tanggung jawab profesi serta mengabdikan diri kepada masyarakat.

Pada pelantikan sumpah dokter kali ini terdapat dua mahasiswa dari FKG UNEJ yang berhasil mendapatkan penghargaan Uji Kompetisi Nasional (UKOMNAS) yaitu drg. Aisyah Hanum Tyas, S.K.G dan drg. Chansa Yana Bidari, S.K.G dengan nilai 96,67. Dimana dari pencapaian tersebut membuktikan bahwa FKG UNEJ mampu persaing dengan beberapa kampus terbaik di Indonesia.

Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng.

Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. dalam sambutannya memberikan apresiasi bagi mahasiswa yang telah berhasil dilantik dan berpesan bahwa pelantikan ini bukanlah puncak perjuangan bagi para mahasiswa, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban sebagai seorang dokter gigi.

“Perjalanan memang masih sangat panjang, jadi ini mungkin satu bentuk dari gerbang pengabdian yang sesungguhnya untuk para dokter gigi baru. Bagi kalian jalan masih panjang dan masih banyak beberapa rintangan yang akan kalian hadapi, yang terpenting kita harus tetap berjuang dan terus belajar. Karena itulah sebetulnya kodrat kita sebagai manusia,” ungkap Rektor.

Dekan FKG UNEJ, drg. Dwi Kartika Apriyono, M.Kes., Sp.OF(K)

Senada yang diuangkapkan Rektor, Dekan FKG UNEJ drg. Dwi Kartika Apriyono, M.Kes., Sp.OF(K) juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter gigi baru yang telah resmi dilantik. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan melalui pelantikan ini para dokter gigi baru tidak hanya bersumpah mengucapkan di lisan saja, namun dilaksanakan dengan lapang dada dan menjalankan tanggung jawab kedepannya dengan sebaik mungkin.

“Selamat atas keberhasilan kalian semua yang sudah menyelesaikan tugas belajar di FKG UNEJ yang telah menempuh pendidikan cukup panjang. Bagi para dokter gigi baru harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, dimanapun nanti kalian berada harus menjaga hubungan baik dengan yang lain,” katanya.

drg. Chansa Yana Bidari, S.K.G., dokter gigi peraih nilai terbaik ketiga Uji Kompetisi Nasional (UKOMNAS) PPDG Periode I Tahun 2026

Sementara itu, pengurus wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Jawa Timur yang diwakili oleh drg. Ida Ayu Qomarianti Pratiwi juga berpesan bahwasanya bagi dokter gigi baru harus berintegritas dan dapat menjaga etika profesi. “Sumpah yang diucapkan itu bukan berarti ucapan formalitas, akan tetapi merupakan komitmen moral kita sebagai dokter gigi yang mengutamakan kepentingan masyarakat terutama pasien,” ujarnya.

Prosesi pengambilan Sumpah Profesi Dokter Gigi Universitas Jember ke 118 Periode 3 Tahun Akademik 2025/2026

Dari pelantikan ini diharapkan menjadi awal pengabdian panjang para dokter gigi baru dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berintegritas kepada masyarakat, serta dengan bertambahnya dokter gigi baru diharapkan FKG UNEJ dapat terus berkembang dan berprestasi. (dil)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Wisuda Periode VIII UNEJ: Kisah Nadiya, Calon Dokter Gigi yang Melawan Keterbatasan Ekonomi Demi Wujudkan Mimpi Orang Tua https://unej.ac.id/blog/2026/02/07/wisuda-periode-viii-unej-kisah-nadiya-calon-dokter-gigi-yang-melawan-keterbatasan-ekonomi-demi-wujudkan-mimpi-orang-tua/ Sat, 07 Feb 2026 12:41:31 +0000 https://unej.ac.id/?p=178092 Jember, 7 Februari 2026

Universitas Jember (UNEJ) kembali mencetak lulusan-lulusan unggul melalui upacara Wisuda Periode VIII Tahun Akademik 2024/2025 yang diselenggarakan di Gedung Auditorium, Sabtu (07/02/2026). Momentum sakral ini menjadi bukti komitmen UNEJ dalam melahirkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi bangsa.

Di antara deretan wisudawan pada periode ini, sosok Nadiya Ayu Sekar Kinari mencuri perhatian. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) angkatan 2021 ini berhasil mencuat sebagai salah satu lulusan terbaik dengan capaian IPK tertinggi.

Nadiya bukan sekadar “kutu buku”. Di tengah padatnya kurikulum kedokteran gigi, ia aktif di berbagai organisasi seperti BEM FKG, UKM Lisma, Insisivus, hingga menjadi pengurus nasional di Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia (PSMKGI) periode 2022–2024.

Nadiya Ayu Sekar Kinari, wisudawan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNEJ periode VIII di Auditorium UNEJ, Sabtu (07/02/2026)

Di balik capaian akademik yang membanggakan, Nadiya juga mengungkap bahwa dukungan keluarga menjadi sumber motivasi terbesar untuk terus bertahan. Keluarga, khususnya kedua orang tua, memiliki peran besar dalam perjalanan akademik Nadiya. Meski menghadapi tantangan ekonomi dan memiliki tanggungan keluarga yang tidak sedikit, orang tua Nadiya selalu berusaha memberikan fasilitas terbaik seperti alat-alat pendukung yang mahal demi kelancaran studinya.

Baca juga : Kisah Nadiya, Wisudawan UNEJ dan Calon Dokter Gigi yang Jadi Lulusan Terbaik

Kedua orang tuanya bekerja sebagai pegawai swasta dengan jarak yang bisa memisahkan keluarga setiap harinya. Sang ayah harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dari rumah mereka di Bandung untuk bekerja, sementara ibunya kerap bertugas ke luar kota bahkan luar pulau, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera sehingga Nadiya hanya bisa bertemu mereka seminggu sekali. Kondisi tersebut membuat waktu kebersamaan keluarga menjadi terbatas, namun tidak mengurangi komitmen orang tua Nadiya dalam mendukung pendidikan anak-anaknya.

Selain harus membagi jarak dan waktu, keluarga Nadiya juga dihadapkan pada tantangan ekonomi. Saat itu, keluarganya masih tinggal di rumah kontrakan dengan biaya sewa yang terus meningkat setiap tahunnya, terlebih di tengah biaya hidup kota Bandung yang tidak murah. Dengan empat anak yang masih menempuh pendidikan—dua di antaranya masih duduk di bangku sekolah dasar—beban ekonomi menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua Nadiya. Meski demikian, kedua orang tuanya tidak pernah membiarkan keterbatasan menjadi alasan untuk menyerah.

“Sebagai anak pertama, saya tahu betul kesulitan mereka membiayai empat anaknya yang semuanya masih bersekolah. Orang tua selalu melarang kami memikirkan biaya jika itu menyangkut biaya sekolah atau kuliah. Mereka selalu mengatakan biaya sekolah pasti akan dicarikan berapapun itu. Sebagai anak, hal yang bisa kita balas adalah dengan memberikan yang terbaik dan hasil yang baik, supaya kerja keras mereka tidak sia sia,” ungkapnya.

Nadiya Ayu Sekar Kinari, wisudawan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNEJ periode VIII bersama kedua orang tuanya di Auditorium UNEJ, Sabtu (07/02/2026)

Bagi Nadiya, pengorbanan tersebut kerap menghadirkan dilema emosional. Ia mengaku sering merasa berat bahkan tak ragu meneteskan air mata saat harus meminta biaya untuk kebutuhan kuliah. Namun, orang tuanya selalu menegaskan agar anak-anak tidak pernah merasa terbebani oleh persoalan biaya pendidikan. Sikap tersebut justru menumbuhkan rasa tanggung jawab dan tekad kuat dalam diri Nadiya untuk membuktikan bahwa setiap pengorbanan orang tuanya tidak akan sia-sia.

Nadiya meninggalkan pesan untuk mahasiswa yang saat ini masih menempuh studi, “Tidak semua yang kita harapkan dapat kita raih, tetapi percayalah semua usaha yang kita lakukan tidak akan mengkhianati kita. Semua yang kita dapatkan adalah yang terbaik yang tuhan berikan untuk kita. Jangan pernah patah semangat, terus berusaha menjadi yang terbaik yang bisa kita lakukan,” pungkasnya.(dil/ajf)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Pesan Charles Meikyansah untuk Wisudawan UNEJ: Cerdas Berinvestasi dan Bijak Berteknologi https://unej.ac.id/blog/2026/01/24/pesan-charles-meikyansah-untuk-wisudawan-unej-cerdas-berinvestasi-dan-bijak-berteknologi/ Sat, 24 Jan 2026 11:58:53 +0000 https://unej.ac.id/?p=177928 Jember, 24 Januari 2026

Gelaran Wisuda Periode VII Universitas Jember (UNEJ) Tahun Akademik 2025/2026 terasa istimewa dengan kehadiran salah satu putra terbaik kampus Tegalboto, Charles Meikyansah. Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNEJ yang kini mengemban amanah sebagai Anggota Komisi XI DPR RI tersebut hadir untuk memberikan orasi inspiratif di hadapan ribuan wisudawan di Auditorium UNEJ, Sabtu (24/01/2026).

Momentum wisuda bukanlah akhir dari masa studi. Akan tetapi, gerbang dari dunia nyata. Sebagai sosok yang membidangi urusan keuangan dan perbankan di parlemen, Charles membawa pesan krusial bagi para lulusan baru dalam menghadapi realitas ekonomi global yang dinamis. Ia menekankan bahwa menyandang gelar akademik hanyalah langkah awal, sementara tantangan sesungguhnya adalah bagaimana para wisudawan mampu menjaga literasi keuangan dan tetap memegang kendali atas kemajuan teknologi yang kian masif.

Charles Meikyansah dalam orasi ilmiah di gelaran Wisuda UNEJ periode VII Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium, Sabtu (24/01/2026)

Dalam penyampaiannya, Charles menyoroti tentang peluang dunia kerja. Di indonesia, banyak para pelamar kerja yang kesana-kemari melamar pekerjaan. Namun, kenyataan yang dihadapi jumlah pelamar lebih banyak daripada lapangan kerja yang tersedia. Akan tetapi, hal ini tidak mematahkan semangat.

“Banyak pencari kerja yang mencari kerja. Tapi, banyak lapangan kerja yang tidak tersedia. Realita ini yang harus kita hadapi, namun bukanlah menjadi patah semangat,” ucap Charles.

Selain itu, Charles juga menegaskan bahwa banyak sekali tantangan dunia kerja. Standarisasi yang tidak hanya menuntut kemampuan akademik, namun juga adaptif, bukan seorang yang pasif. Dengan demikian, persaingan kerja yang semakin ketat harus disikapi dengan sikap profesional dan tidak mudah menyerah.

“Dunia tidak menjanjikan kemudahan, tapi dunia menjanjikan peluang bagi kalian yang berusaha dan tidak menyerah. Dunia kerja hari ini menghargai mereka yang adaptif bukan yang pasif,” imbuhnya.

Charles Meikyansah, Alumni FISIP UNEJ yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi XI DPR RI

Dibalik setiap usaha pasti ada rintangan yang dihadapi. Akan tetapi, itu semua bukanlah tabir untuk memutus rantai cita-cita. Jika dunia tidak memberikan kesempatan, maka bangunlah dan ciptakan peluang sendiri.

Kenyataan pahit harus dihadapi. Pasalnya peluang kerja di Indonesia yang sedikit, sehingga Charles memaparkan bahwa satu kota, satu perusahaan maupun satu negara bukanlah suatu penghalang mimpi. Banyak di luar negeri yang membutuhkan tenaga kerja adaptif. Selaras dengan itu, di luar negeri tidak hanya membuka peluang pekerjaan, namun juga semangat belajar, tumbuh dan berkembang bagi negara Indonesia.

“Banyak di negara luar sana yang membutuhkan tenaga kerja yang adaptif. Bukan hanya untuk bekerja, namun juga tumbuh, belajar dan berkembang untuk negara Indonesia,” pungkasnya.

Usaha tidak akan menghianati hasil. Itulah sebuah pepatah yang akan membuat bahagia di masa depan. Sebab, para wisudawan dan wisudawati tidak memilih untuk menyerah sampai titik ini, sehingga jika suatu saat mereka melihat ke belakang akan bangga dengan usaha yang telah dilakukan. Harapannya, semoga dari kampus Tegalboto ini lahir pemimpin masa depan yang memiliki daya juang tinggi, siap berkontribusi bagi bangsa dan lapar akan ilmu. Oleh karena itu, apapun profesi yang dimiliki, tetaplah optimis dan semangat. (dil/rb)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Tak Cuma Jago Kandang, Lulusan Terbaik UNEJ Ini Raih Sertifikasi Data Scientist di Sela Kuliah https://unej.ac.id/blog/2026/01/24/tak-cuma-jago-kandang-lulusan-terbaik-unej-ini-raih-sertifikasi-data-scientist-di-sela-kuliah/ Sat, 24 Jan 2026 05:11:48 +0000 https://unej.ac.id/?p=177918 Jember, 24 Januari 2026

Universitas Jember (UNEJ) kembali menggelar upacara wisuda periode VII tahun akademik 2025/2026 di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026). Para wisudawan lulusan program doktor, magister, sarjana, dan diploma secara resmi menyandang gelar akademiknya setelah lulus dari Universitas Jember.

Di tengah kebahagiaan para wisudawan yang resmi dikukuhkan, terdapat kisah inspiratif pada wisuda periode ini datang dari Teguh Efendi, lulusan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) yang meraih IPK 3,71 dengan masa studi 3 tahun 11 bulan 7 hari. Di tengah kesibukan kuliahnya, Teguh berhasil membuktikan bahwa mahasiswa bisa memiliki kompetensi lintas disiplin dengan meraih sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Junior Data Scientist.

Teguh Efendi, wisudawan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ periode VII di Auditorium UNEJ, Sabtu (24/01/2026)

Selama masa kuliah, Teguh tidak hanya fokus di dalam kelas. Ia aktif sebagai asisten praktikum selama empat semester berturut-turut. Kehausannya akan ilmu baru membawanya mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di bidang Data Science.

“Meskipun bidang ini dianggap kurang relevan dengan program studi saya oleh sebagian orang, namun bagi saya ini sejalan dengan semangat Kampus Merdeka. Mahasiswa diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran kelas,” ujar Teguh usai prosesi wisuda di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026).

Saat ditanya mengenai rahasia suksesnya membagi waktu, Teguh menekankan pentingnya manajemen prioritas. Ia selalu menyelesaikan kewajiban akademik sebagai tugas utama sebelum mengerjakan kegiatan lainnya.

Baca juga : Lulusan Terbaik UNEJ, Teguh Efendi Raih IPK 3,71 dan Sertifikasi Data Scientist

“Saya membuat jadwal belajar yang realistis—tidak terlalu padat, tapi konsisten. Kuncinya adalah tidak menunda pekerjaan karena itu hanya akan menambah beban di akhir. Selain itu, menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat sangat penting agar tetap produktif,” jelasnya.

Bagi Teguh, pencapaian meraih predikat lulusan terbaik ini bukan sekadar angka IPK, melainkan bekal untuk mengabdi sesuai nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di balik keberhasilannya, ia mengakui peran besar doa dan dukungan orang tua.

“Dukungan keluarga adalah sumber semangat terbesar. Saya ingin setiap langkah yang saya ambil ke depan tidak hanya membawa kemajuan bagi diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkas Teguh dengan haru.

Adapun yang turut dikukuhkan sebagai wisudawan berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan. Pada jenjang Doktor, Dr. Basuki Kurniawan, S.H.I., M.H. dari program studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum yang berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan IPK 3,96 selama 4 tahun 5 bulan 9 hari.

Sementara itu, pada jenjang Magister, predikat cumlaude diraih oleh Moh. Abqoriyun Nabighul Fahmi, M.Pd. dari program studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ia mampu menyelesaikan studinya dalam kurun waktu 1 tahun 5 bulan 11 hari dengan IPK sempurna yaitu 4,00.

Dari jenjang Sarjana, Rifa Anisatul Kumairoh, S.P. dari program studi Penyuluhan Pertanian Fakultas Pertanian lulus sebagai peraih IPK tertinggi di jenjangnya yaitu angka sempurna 4,00 dengan lama studi hanya 3 tahun 10 bulan 18 hari.

Melengkapi deretan lulusan dari berbagai jenjang, Mohammad Rofiul Huda, S.Tr.T., wisudawan dari jenjang Diploma, program studi Teknologi Rekayasa Elektronika Fakultas Teknik lulus dengan IPK 3,74 dan masa studi 3 tahun 11 bulan 7 hari. (dil/adi)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Ketekunan dan Cinta Keluarga Antarkan Faiqotul Meraih Gelar Sarjana di UNEJ https://unej.ac.id/blog/2025/11/24/ketekunan-dan-cinta-keluarga-antarkan-faiqotul-meraih-gelar-sarjana-di-unej/ Mon, 24 Nov 2025 02:20:37 +0000 https://unej.ac.id/?p=177103 Jember, 24 November 2025

Faiqotul Fuadatus Sholikhah, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), membawa kisah inspiratif dari momen wisuda Universitas Jember (UNEJ) Periode V Tahun Akademik 2025/2026. Perempuan yang lahir di Jember pada 13 Mei 2002 ini menceritakan perjalanannya bagaimana konsistensi, strategi belajar yang tepat, dan dukungan orang tua menjadi kunci utama.

Faiq tumbuh di keluarga sederhana. Ayahnya, Mudhofir, bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya, Umi Siswati, mengurus rumah dan memastikan segala kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. Di balik keseharian mereka, tersimpan perjuangan panjang demi satu hal: pendidikan anaknya.

Setiap hari, sang ayah pulang dengan tubuh penuh keringat, memikul lelah yang tak sedikit. “Ayah saya yang bekerja sebagai buruh bangunan sering pulang dengan tubuh penuh keringat dan rasa lelah, akan tetapi berusaha menyisihkan uang dari penghasilan yang tidak seberapa agar saya bisa membayar kebutuhan selama pendidikan,” ungkapnya.

Faiqotul Fuadatus Sholikhah, wisudawan FKIP dalam wisuda UNEJ Periode V Tahun Akademik 2025/2026

Meskipun sebagai ibu rumah tangga, ibunya juga berjuang secara “sunyi” dalam perjalanan pendidikannya. “Ibu saya yang menjadi ibu rumah tangga pun tidak kalah berjuang, beliau sering menghemat apa pun yang bisa dihemat, bahkan menahan keinginan sendiri, hanya supaya uang belanja cukup untuk membeli perlengkapan pendidikan. Pernah suatu waktu, orang tua saya diam-diam menjual barang yang sangat berharga bagi mereka agar saya tidak ketinggalan biaya pendidikan. Pengorbanan kecil dan besar yang mereka lakukan mungkin tidak pernah mereka ceritakan secara langsung, akan tetapi setiap tindakan orang tua saya menunjukkan betapa dalamnya cinta dan harapan yang mereka tanamkan untuk masa depan saya,” ungkap Faiqotul.

Sebagai putri asli daerah Jember, Faiqotul menjadi salah satu penerima Beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kategori kompetensi. Bantuan pendidikan ini menjadi penopang penting dalam perjalanannya menyelesaikan studi. Tidak hanya meringankan beban biaya kuliah, beasiswa tersebut juga membuatnya dapat menjalani perkuliahan dengan lebih tenang tanpa harus memikirkan kekhawatiran finansial yang berlarut.

Faiqotul Fuadatus Sholikhah, wisudawan FKIP bersama ayah dan ibunya dalam wisuda UNEJ Periode V Tahun Akademik 2025/2026

Kesempatan itu tidak datang begitu saja. Faiqotul mengingat bagaimana ia mempersiapkan berkas-berkas dengan teliti, mengirimkan dokumen sesuai persyaratan, serta menunjukkan rekam jejak prestasi akademik maupun non-akademik yang ia raih selama sekolah. Ia juga harus melalui tahap wawancara, yang ia jalani dengan penuh keyakinan.

Lulus dengan mepertahankan IPK 3,94, Faiq membagikan kiatnya. “Kunci untuk mendapatkan IPK tinggi itu ada di konsistensi. Cara paling efektif ya dengan mengatur waktu dengan baik, disiplin, dan mempunyai strategi belajar yang cocok dengan diri sendiri. Selain itu, menjaga kesehatan, tidur yang cukup, dan mencari suasana belajar yang nyaman supaya bisa fokus. Hal-hal kecil seperti itu yang menurut saya paling ngaruh untuk menjaga IPK tetap tinggi,” jelasnya.

Faiqotul Fuadatus Sholikhah, wisudawan FKIP bersama Mudhofir ayahnya dan Umi Siswati ibunya dalam wisuda UNEJ Periode V Tahun Akademik 2025/2026

Kisah Faiqotul menjadi bukti bahwa prestasi akademik bukan hanya soal belajar, tetapi juga soal menjaga keseimbangan, membangun kebiasaan baik, serta memiliki lingkungan keluarga yang mendukung penuh proses pendidikan. (dil/elz)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Integritas dan Kejujuran, “Pelabuhan” Paling Aman Untuk Bertolak ke Dunia Kerja https://unej.ac.id/blog/2025/10/19/integritas-dan-kejujuran-pelabuhan-paling-aman-untuk-bertolak-ke-dunia-kerja/ Sun, 19 Oct 2025 09:50:04 +0000 https://unej.ac.id/?p=176611 Jember, 19 Oktober 2025

Universitas Jember (UNEJ) untuk kedua kalinya di minggu ini mewisuda 800 lulusannya di Gedung Auditorium (19/10/2025). Saat melepas secara resmi lulusannya, Rektor UNEJ berpesan kepada anak-anaknya untuk selalu menjadikan integritas dan kejujuran sebagai modal utama mengarungi dunia kerja selepas menyelesaikan kuliah di kampus.

Menurut Iwan Taruna, setelah kurang lebih empat tahun menimba ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kini saatnya wisudawan memasuki fase baru dalam kehidupan. Oleh karena itu diwisuda bukan akhir namun justru awal perjuangan baru. Dan layaknya perjuangan, maka harus disertai niat yang baik pula.

“Dunia makin cepat berubah, tantangan makin beragam maka penguasaan IPTEK menjadi kunci. Namun di atas semuanya, integritas dan kejujuran adalah pelabuhan paling aman bagi Anda untuk bertolak ke dunia kerja. Seperti pesan Ki Hadjar Dewantara, ilmu pengetahuan tanpa budi pekerti hanyalah bencana,” tutur Iwan Taruna.

Rektor UNEJ dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026, Minggu (19/10/2025)

Dalam periode wisuda kali ini, salah satu wisudawan yang turut mencuri perhatian adalah Iris Valentina Suprapto, mahasiswi Program Studi (Prodi) Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yang berhasil menempuh studi selama 3 tahun 10 bulan 23 hari, dan meraih predikat cum laude dengan IPK tertinggi di fakultasnya.

Kini, Iris telah menapaki karier profesional sebagai Accounting Officer di Sari Murni Group (Momogi). Baginya, kesuksesan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi tentang konsistensi, tanggung jawab, dan manajemen waktu.

“Saya bukan tipe yang belajar terus menerus setiap hari, tapi saya selalu berusaha paham materi dan tidak menunda tugas. Yang penting, lakukan yang terbaik untuk setiap tugas atau proyek kuliah,” ujarnya.

Keberhasilan Iris tak lepas dari peran besar sang ibu, yang menjadi sumber semangat dan teladan hidup. “Mama selalu mendukung saya sejak awal, baik secara moral maupun finansial. Saya juga bersyukur karena dapat bantuan KIP Kuliah, jadi beban mama tidak terlalu berat,” tutur Iris.

Iris Valentina Suprapto, wisudawan peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNEJ saat pengukuhan oleh Rektor

Sang ibu bekerja setiap hari mengurus usaha jus buah, berangkat ke pasar pagi-pagi dan bekerja hingga malam. Meski sibuk, ia tetap memastikan kebutuhan anak-anaknya terpenuhi.

“Mama saya tidak pernah menuntut saya harus jadi apa. Beliau cuma bilang, yang penting saya sungguh-sungguh dalam setiap hal dan jadi orang baik. Momen paling mengharukan saat ponsel saya hilang. Mama ambil uang dari tabungannya untuk belikan ponsel baru karena tahu saya butuh untuk kuliah,” ujar Iris.

Bagi Iris, sang ibu adalah sosok paling inspiratif. “Mama kuat, sederhana, dan penuh kasih. Beliau tidak pernah mengeluh, meskipun harus kerja dari pagi sampai malam. Saya belajar banyak dari ketulusan dan tanggung jawab mama. Saat mengetahui saya sebagai Wisudawan FEB dengan IPK tertinggi. Mama saya tidak ekspresif, tapi saya tahu beliau bangga. Bisa bikin mama bangga itu hal paling berharga buat saya,” ungkap Iris.

Iris pun membagikan tips bagi para mahasiswa UNEJ, “Prioritaskan persiapan sebelum kelas dengan baca dulu materi sebelum masuk kelas, agar kalian bisa ikut aktif diskusi saat materi pembelajaran berlangsung.”

Iris Valentina Suprapto, wisudawan peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNEJ

Persiapan ini menjadi kunci untuk partisipasi aktif, selain itu menurut Iris, penting untuk selalu mengusahakan dan mengerjakan tugas atau proyek-proyek dengan maksimal dengan bagus. Serta jangan lupa sesuaikan dengan kapasitas diri.

Pada Wisuda Periode IV ini, UNEJ mencatat beberapa wisudawan berpredikat dengan pujian dari masing-masing jenjang pendidikan. Mereka menjadi teladan dedikasi dan semangat belajar tanpa henti.

Jenjang Doktor, Dr. Aris Singgih Budiarso dari Prodi Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, meraih IPK 4,00 dengan lama studi 2 tahun 10 bulan 24 hari.

Jenjang Magister, Sherlina Oktaviola, S.S., M.Li. dari Prodi Ilmu Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, menuntaskan studi dalam waktu 1 tahun 10 bulan 19 hari dengan IPK 4,00.

Rektor UNEJ dan Wakil Rektor Bidang Akademik bersama Wisudawan Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026

Jenjang Sarjana, Putri Aurelia Angelica, S.P. dari Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, berhasil meraih IPK 4,00 dengan lama studi 3 tahun 5 bulan 8 hari sekaligus peraih IPK tertinggi tingkat universitas.

Jenjang Sarjana Terapan (Vokasi), Awaliyatul Fitri, S.Tr.T. dari Prodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung, Fakultas Teknik, memperoleh IPK 3,85 setelah menempuh studi selama 3 tahun 10 bulan 10 hari.

Jenjang Diploma Tiga, Eka Nur Tamimi, A.Md. dari Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, meraih IPK 3,93 dengan lama studi 2 tahun 10 bulan 10 hari. (iim/elz)

]]>
Raih IPK 3,97 dan Juara Nasional, Kisah Inspiratif Mahasiswa Terbaik Faperta UNEJ Bagikan Tips Sukses di Wisuda Periode III https://unej.ac.id/blog/2025/10/18/raih-ipk-397-dan-juara-nasional-kisah-inspiratif-mahasiswa-terbaik-faperta-unej-bagikan-tips-sukses-di-wisuda-periode-iii/ Sat, 18 Oct 2025 12:06:34 +0000 https://unej.ac.id/?p=176600 Jember, 18 Oktober 2025

Universitas Jember (UNEJ) kembali mempersembahkan putra-putri terbaiknya dengan melantik 800 lulusan dalam Upacara Wisuda Periode III Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi yang digelar di Gedung Auditorium pada Sabtu (18/10/2025) ini menjadi gerbang awal bagi para alumni untuk mengabdikan ilmu dan kompetensinya.

Dalam sambutan Rektor, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., mengajak wisudawan tidak putus harapan menghadapi kondisi ekonomi nasional dan dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Pasalnya pasar kerja belum sehat, ditambah dengan perang dagang yang menghantui perekonomian dunia. Menurut Iwan Taruna, justru di saat krisis seperti ini membuka peluang lahirnya inovator.

Rektor UNEJ dalam pelantikan lulusan program Pascasarjana, Sarjana, Sarjana Terapan, dan Diploma Periode III Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (18/10/2025)

Oleh karena itu Iwan Taruna menawarkan tiga strategi menghadapi situasi saat ini, pertama menumbuhkan mental adaptif dan pembelajar sepanjang hayat. Kedua, mencoba peluang berwirausaha dan ketiga tetap memegang teguh integritas dan empati kepada sesama.

“Ingat, jangan mudah tergoda jalan pintas, sebab saya yakin yang akan bertahan adalah mereka yang jujur, disiplin dan peduli. Dan bukannya sekedar mereka yang paling cerdas. Krisis ekonomi jangan sampai mengguncang moral kita,” pesan Iwan Taruna kepada wisudawan UNEJ.

Di antara ribuan wajah bahagia para wisudawan, terdapat sosok-sosok inspiratif yang menorehkan prestasi gemilang. Salah satunya adalah Farrel Rayhan Nabil, lulusan dari Program Studi Agribrisnis, Fakultas Pertanian (Faperta), yang berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, 3,97.

Farrel Rayhan Nabil, wisudawan Fakultas Pertanian UNEJ Periode III Tahun Akademik 2025/2026, bersama kedua orang tuanya

Bagi Farrel, memilih Agribisnis di UNEJ adalah langkah strategis untuk mengejar cita-citanya menjadi pengusaha di sektor perkebunan. ”Terjawablah saat itu saya memilih jurusan agribisnis, sebab jurusan agribisnis dibanding dengan jurusan lainnya di fakultas pertanian, jurusan agribisnis lah yang linear agar nantinya menjadi pengusaha,” ungkapnya.

Predikat cumlaude yang diraihnya bukanlah hasil dari sekadar belajar di kelas. Farrel membuktikan bahwa prestasi akademik dapat berjalan beriringan dengan pengalaman non-akademik. Selama kuliah, ia aktif di organisasi, bekerja paruh waktu, hingga menjadi asisten laboratorium.

Kunci sukses bagi Farrel adalah manajemen waktu dan totalitas. Ia mengungkapkan bahwa mahasiswa harus bijak dalam mengatur waktu demi memenuhi semua kewajiban.

“Saya membuat daftar prioritas untuk setiap tugas. Kuncinya adalah pintar-pintar mengatur waktu agar semua kewajiban dapat terpenuhi,” jelas Farrel.

Farrel Rayhan Nabil Wisudawan Agribisnis TA 2025/2026 saat Menjuarai Lomba Nasional Business Plan Competition 2023 di Universitas Negeri Jakarta

Selain cemerlang di bidang akademik, Farrel juga berhasil mengharumkan nama almamater dengan meraih Juara 3 Lomba Nasional Business Plan Competition 2023 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta. Bersama timnya, ia melalui proses panjang mulai dari riset, trial and error produk, hingga presentasi di hadapan dewan juri.

“Kami mempersiapkan semuanya secara matang, sungguh-sungguh, dan totalitas. Pengalaman dari kompetisi inilah yang menjadi salah satu bekal terpenting saya,” tuturnya.

Farrel berencana meniti karier di perusahaan impiannya sambil merintis usaha demi mewujudkan cita-cita awalnya. Ia berpesan kepada adik-adik tingkatnya untuk tidak menyia-nyiakan waktu kuliah.

“Teruslah belajar dan cari pengalaman sebanyak-banyaknya. Di dunia kerja nanti, orang yang dicari adalah yang punya segudang pengalaman, keterampilan, dan keahlian. Jangan lewatkan kesempatan belajar di luar kampus,” pesannya.

Wisudawan Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Periode III Tahun Akademik 2025/2026

Selain Farrel, Universitas Jember juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap jenjang. Mereka adalah bukti nyata dari dedikasi dan keunggulan akademik. Dari jenjang Doktor (S3), predikat lulusan terbaik diraih oleh Dr. Wahyu Lestari, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi S3 Pendidikan Matematika dengan IPK membanggakan 3,93 dan masa studi 2 tahun 9 bulan 27 hari.

Pada jenjang Magister (S2), Faizal Rifky Fahreza, S.Si., M.Si. dari Program Studi S2 Matematika tampil sebagai yang terbaik. Dengan IPK sempurna 4,00 dengan menempuh lama studi 1 tahun 9 bulan 29 hari.

Sementara itu, dari jenjang Sarjana (S1), prestasi fenomenal ditorehkan oleh Fadhilla Erivita, S.P. dari Program Studi S1 Agroteknologi. Ia berhasil meraih IPK 3,99 dengan masa studi 3 tahun 9 bulan 30 hari. Dari jenjang Vokasi, Shifa Ikrima Hayya Isvahani, S.Tr.T. dari Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung lulus dengan IPK 3,86, membuktikan bahwa pendidikan vokasi mampu mencetak lulusan yang tidak hanya terampil tetapi juga unggul secara akademis.

Dengan prosesi wisuda ini, segenap pimpinan dan sivitas akademika Universitas Jember menaruh harapan besar di pundak para wisudawan. Harapannya, ilmu yang telah diraih menjadi lentera yang menerangi perjalanan karier dan pengabdian. Para lulusan diharapkan dapat menjadi duta almamater yang menjunjung tinggi nama baik universitas, serta menjadi insan yang solutif, adaptif, dan kontributif dalam memajukan peradaban bangsa. (dil/fzn)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Tingkatkan Peran Insinyur Indonesia, FT UNEJ Lahirkan 32 Insinyur Profesional Baru https://unej.ac.id/blog/2025/10/15/tingkatkan-peran-insinyur-indonesia-ft-unej-lahirkan-32-insinyur-profesional-baru/ Wed, 15 Oct 2025 05:31:30 +0000 https://unej.ac.id/?p=176525 Jember, 15 Oktober 2025

Fakultas Teknik (FT) Universitas Jember (UNEJ) kembali lahirkan para insinyur profesional dengan melaksanakan pelantikan Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Tahun 2025. Acara ini menjadi momen berharga bagi para lulusan Program Profesi Insinyur (PPI) yang secara resmi sebanyak 32 mahasiswa PSPPI dikukuhkan, termasuk di antaranya adalah Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije). Pelantikan dilaksanakan langsung oleh wakil ketua umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Rabu (15/10/2025), di Auditorium FT UNEJ.

Rektor, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. mengucapkan selamat kepada para Insinyur baru. Ia berharap lahirnya insinyur baru di UNEJ ini dapat memberikan solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Rektor UNEJ Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. dalam sambutan Pelantikan Insinyur UNEJ, Rabu (15/10/2025)

“Perjuangan menjadi seorang Insinyur ini tidaklah mudah, karena bapak/ibu semua butuh perjuangan yang panjang untuk mencapai ini semua. Jadi hal tersebut merupakan suatu perjuangan yang layak kita banggakan pada hari ini. Namun pencapaian ini tidaklah berhenti sampai disini saja, gelar ini memiliki tanggung jawab yang luar biasa besar bagi negara kita, jadi peran Insinyur di Indonesia ini harusnya lebih ditingkatkan lagi,” ungkap Rektor dalam sambutannya.

Senada dengan Rektor, Dekan FT UNEJ Dr. Ir. Triwahju Hardianto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. juga memberikan amanah bagi para Insinyur baru untuk senantiasa menjaga tanggung jawab profesi. Sejak saat ini, setiap Insinyur memikul peran yang lebih besar dalam menjalankan praktik keinsinyuran secara profesional dan beretika.

Dekan FT UNEJ Dr. Ir. Triwahju Hardianto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. dalam sambutan Pelantikan Insinyur UNEJ, Rabu (15/10/2025)

“Selamat bagi para Insinyur yang telah dilantik, dari saat ini dipundak bapak/ibu menjadi bertambah beban tanggung jawab sehingga Insinyur ini juga sudah bisa ditambahkan kepada beberapa kegiatan akademik maupun kedinasan. Karena bapak/ibu secara resmi sudah sah untuk menjalani kegiatan tersebut,” jelas Dekan FT UNEJ.

Selain itu, Ketua PPI wilayah Jawa Timur, Dr. Ir. Gentur Prihantono, S.P., S.H., M.T., IPU. berpesan agar para lulusan Insinyur baru harus menjadi seorang insinyur yang profesional dan berintegritas. “Peran penting Insinyur bagi pembangunan nasional untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Kita harus yakin emas 2045 akan tercapai dengan keikutsertaan para Insinyur profesional di Indonesia,” ungkapnya.

Ketua PII Wilayah Jawa Timur, Dr. Ir. Gentur Prihantono, S.P., S.H., M.T., IPU. dalam sambutan Pelantikan Insinyur UNEJ, Rabu (15/10/2025)

Prosesi pelantikan ini juga diwarnai momen haru atas kepergian salah satu mahasiswa, Ir. Heru Cahyudi, M.T., yang telah berpulang sebelum acara pelantikan berlangsung. Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdiannya di dunia keinsinyuran, prosesi pelantikan almarhum tetap dilaksanakan secara simbolis dan diwakili oleh putra tercintanya. (dil/adi)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Raih Kelulusan 100%, Fakultas Farmasi UNEJ Kukuhkan 79 Apoteker Baru https://unej.ac.id/blog/2025/10/14/raih-kelulusan-100-fakultas-farmasi-unej-kukuhkan-79-apoteker-baru/ Tue, 14 Oct 2025 05:59:18 +0000 https://unej.ac.id/?p=176498 Jember, 14 Oktober 2025

Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meluluskan 100% mahasiswanya pada Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Sebanyak 79 apoteker baru secara resmi dikukuhkan dalam upacara Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker Ke 22 yang berlangsung di Gedung Auditorium UNEJ, Selasa (14/10/2025).

Pengukuhan ini didasarkan pada Keputusan Dekan Fakultas Farmasi UNEJ Nomor 2740/UN25.13/ep/2025 tentang Yudisium Program Studi Apoteker. Pencapaian ini menjadi lebih istimewa karena tingkat kelulusan tersebut melampaui rata-rata kelulusan nasional (98,5%).

Dalam pidato sidang terbuka, pimpinan sidang, Prof. Apt. Ari Satia Nugraha, S.F., GDIPSC., M.Sc., Ph.D., memaparkan data kelulusan yang membanggakan.

Sambutan Dekan Fakultas Farmasi

“Kelulusan apoteker kita adalah 100%, bahkan di atas persentase kelulusan nasional sebesar 98,5%. Dari total 79 yang disumpah hari ini, IPK tertinggi mencapai 4.00, dan 98,8% di antaranya berhasil meraih predikat cumlaude dengan pujian,” ungkap Prof. Ari.

“Kami mempunyai harapan, semoga apoteker baru mendapatkan pekerjaan sesuai passion-nya sehingga performa akan maksimal dan barokah menjadi bagian pembangunan dunia kefarmasian,” tambahnya.

Rektor, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., dalam sambutannya memberikan selamat sekaligus wejangan kepada para apoteker baru. Beliau menyampaikan bahwa apoteker baru ini harus menjaga amanah bagi pasien serta patuh terhadap kode etik.

Sambutan Rektor UNEJ

“Selamat atas keberhasilannya menyelesaikan studi. Seorang apoteker dituntut berhati nurani yang baik, karena setiap keputusan menyangkut amanah besar menjaga kesehatan dan kepercayaan bagi pasien. Saya menghimbau untuk tetap patuh terhadap kode etik, juga jangan salah gunakan profesi untuk melawan hukum,” tegas Rektor.

Menghadapi tantangan zaman, Rektor juga berpesan agar para lulusan adaptif akan disrupsi yang hadir pada masa kini.

“Masa kini, disrupsi ikut masuk pada bidang farmasi, seperti teknologi dan AI. Saudara harus siap beradaptasi dan terus belajar. Diharapkan para alumni apoteker kita nanti menjadi apoteker yang unggul, berkarakter, berintegritas, dan berdampak untuk Indonesia Emas 2045,” tutup Iwan Taruna.

Perwakilan apoteker baru dalam pidatonya menyampaikan bahwa sumpah ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan tantangan baru selalu menanti di depan.

Sambutan Perwakilan Apoteker Baru, apt. Adelya Resti Aanisah, S.Farm

“Atas nama seluruh apoteker baru yang telah disumpah, menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada para dosen, atas ilmu, keteladanan, dan kasih sayang yang telah diberikan. Semoga Allah membalas segala amal kebaikan bapak dan ibu dengan pahala yang tak terputus. Kepada orang tua, kami ucapkan terima kasih atas kasih sayang, doa, dan pengorbanan yang tiada batas. Sumpah ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan dan pengabdian yang sesungguhnya. Semoga ilmu yang kita bawa, menjadi lentera yang menuntun langkah manusia menuju kesembuhan dan keberkahan,” ujar apt. Adelya Resti Aanisah, S.Farm selaku Perwakilan Apoteker UNEJ Angkatan XXII.

Senada dengan itu, perwakilan orang tua wisudawan mengungkapkan rasa syukurnya, bahwa pencapaian para apoteker baru ini adalah hasil dari upaya yang panjang.

Sambutan Perwakilan Orang Tua Apoteker Baru, Dimyati, S.Ag., M.Pd.

“Ini adalah upaya yang sangat panjang yang tidak mudah dicapai oleh para apoteker. Jabatan apoteker ini tidaklah hanya mulia tetapi syarat akan tanggung jawab moral dan sosial. Saya atas nama orang tua, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dosen dan umumnya seluruh keluarga besar Universitas Jember yang telah dengan sabar untuk mendidik putra-putri kami,” ungkap Dimyati, S.Ag., M.Pd.

Penyematan nametag dan selempang kepada Apoteker Baru oleh Dekan Fakultas Farmasi UNEJ

Dengan pengukuhan ini, para apoteker baru siap mengabdikan diri di berbagai lini layanan kesehatan dan memperkuat sistem kesehatan nasional dengan bekal kompetensi dan integritas yang telah ditempa di Universitas Jember. (dil/fzn)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Fakultas Keperawatan UNEJ Lantik 325 Ners dan Ahli Madya Keperawatan, Siap Perkuat Layanan Kesehatan Nasional https://unej.ac.id/blog/2025/09/30/fakultas-keperawatan-unej-lantik-325-ners-dan-ahli-madya-keperawatan-siap-perkuat-layanan-kesehatan-nasional/ Tue, 30 Sep 2025 07:26:12 +0000 https://unej.ac.id/?p=176289 Jember, 30 September 2025

Sebanyak 325 perawat profesional baru secara resmi mengikrarkan sumpahnya dan siap diterjunkan untuk memperkuat sistem layanan kesehatan nasional. Momen penting ini berlangsung dalam upacara “Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Ners & Ahli Madya Keperawatan Periode I Tahun Akademik 2025/2026” yang diselenggarakan oleh Fakultas Keperawatan (FKEP) Universitas Jember (UNEJ) pada Selasa (30/09/2025) di Auditorium UNEJ.

Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Nomor 5938/UN25.1.14/SP/2025. Jumlah 325 lulusan tersebut terdiri dari 126 lulusan dari Program Studi Profesi Ners, 116 lulusan dari Program Studi D3 Keperawatan Kampus Lumajang, dan 83 lulusan dari Program Studi D3 Keperawatan Kampus Pasuruan.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keperawatan, Dr. Ns. Rondhianto, M.Kep., memaparkan prestasi akademik yang membanggakan dari para lulusan.

Sambutan Dekan FKEP Dr. Ns. Rondhianto, M.Kep.

“Pada hari ini kami meluluskan 125 orang untuk prodi ners dengan rata-rata IPK 3.89, untuk D3 Keperawatan Kampus Lumajang sebanyak 116 orang dengan IPK rata-rata 3.87, serta D3 Keperawatan Kampus Pasuruan sejumlah 83 orang dengan IPK rata-rata 3.91,” jelasnya.

Namun, Rondhianto menekankan bahwa kompetensi di lapangan lebih utama.

“Bukan soal besar-besaran IPK, tetapi yang lebih penting adalah hal apa yang akan Anda lakukan setelah lulus. Harapan saya, Anda menjaga nama baik almamater, tunjukkan kinerja terbaik, dan juga terus memegang teguh etika keperawatan, dan junjung tinggi nilai kemanusiaan,” pesannya.

Dukungan penuh juga datang dari pimpinan universitas. Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyatakan keyakinannya terhadap kualitas para lulusan.

Sambutan Rektor UNEJ Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng.

“Semua lulusan ini kualitasnya tidak meragukan. Ini adalah komitmen kita semua untuk terus kita jaga kualitas. Sehingga harapannya nanti ketika berkarir bisa menunjukkan prestasi-prestasi yang luar biasa,” ujar Rektor. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah mendukung proses belajar mahasiswa hingga tuntas.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Prof. Dr. H. Nur Salam, yang turut hadir, mengingatkan para lulusan baru akan pentingnya etika profesi.

“Pengambilan sumpah hari ini sudah sejalan dengan etika profesi. Saudara harus menjunjung tinggi Justice (adil), otonomi, kejujuran, kerahasiaan, dan Saudara tidak melakukan tindakan di luar wewenang lainnya,” tegasnya.

Sambutan Perwakilan Ners Baru, Toni Octakana

Mewakili para perawat baru, Toni Octakana mengungkapkan rasa syukurnya.

“Kita berangkat dari berbagai daerah untuk menuntut ilmu di UNEJ. Kami bangga menjadi bagian dari Fakultas Keperawatan UNEJ. Terima kasih kami dedikasikan kepada semua pihak yang telah mendukung kami sampai detik ini,” ucapnya.

Rasa bangga dan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan orang tua, Sri Wahyuni. “Selamat atas gelar yang dicapai, kami bangga atas apa yang kalian telah capai, dan rasa letih dari perjuangan selama ini terbayar. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya yang telah membimbing, mendidik, dan memberikan kesempatan anak-anak kami untuk berproses di UNEJ,” tuturnya.

Sambutan Perwakilan Orang Tua, Ibu Sri Wahyuni

Di antara para lulusan, penghargaan khusus diberikan kepada para peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Lulusan terbaik dari Program Pendidikan Profesi Ners diraih oleh Nike Aprilia, S.Kep., Ns. dengan IPK sempurna 4.00. Dari Program Studi D3 Keperawatan Kampus Lumajang, predikat terbaik diberikan kepada Saidah Nafisah, A.Md.Kep. yang meraih IPK 3.99. Sementara itu, lulusan terbaik dari Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kota Pasuruan adalah Anggi Desita Aurelia Aidin, A.Md.Kep., yang juga berhasil lulus dengan IPK sempurna 4.00.

Dengan prosesi ini, harapan besar disematkan kepada para lulusan. Diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan di sektor kesehatan, mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk memberikan pelayanan yang humanis dan profesional. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan kontemporer serta memperkuat sistem layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri, demi terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. (dil/fzn)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>