Kerja Sama – Universitas Jember https://unej.ac.id Working in Harmony, Nurturing the Future Thu, 12 Mar 2026 07:40:39 +0000 en-US hourly 1 https://unej.ac.id/wp-content/uploads/2023/09/cropped-maskable-unej-icon-1-32x32.png Kerja Sama – Universitas Jember https://unej.ac.id 32 32 Jember Miliki Hutan Terlengkap, UNEJ dan Perhutani Bangun Kolaborasi Riset dan Ketahanan Pangan https://unej.ac.id/blog/2026/03/12/jember-miliki-hutan-terlengkap-unej-dan-perhutani-bangun-kolaborasi-riset-dan-ketahanan-pangan/ Thu, 12 Mar 2026 07:40:39 +0000 https://unej.ac.id/?p=178442 Jember, 12 Maret 2026

Universitas Jember (UNEJ) dan Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani) resmi menyepakati kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Rektorat UNEJ, Kamis (12/03/2026). Kolaborasi ini didasari atas fakta unik bahwa Jember merupakan wilayah dengan profil hutan paling lengkap di Jawa Timur, yang membentang dari ekosistem dataran tinggi hingga wilayah pesisir pantai.

Kepala Divisi Regional Jawa Timur Perum Perhutani, Ir. Wawan Triwibowo, S.Hut., M.P., menegaskan bahwa kelengkapan vegetasi ini menjadikan Jember sebagai laboratorium kehutanan yang sangat ideal bagi dunia pendidikan di Jawa Timur. “Hutan di Jember itu lengkap, mulai dari dataran tinggi sampai pinggir pantai semua ada di sini. Ini bisa jadi laboratorium kehutanan bagi dunia pendidikan,” ungkapnya di hadapan jajaran pimpinan UNEJ.

Kepala Divisi Regional Jawa Timur Perum Perhutani, Wawan Triwibowo bersama Rektor UNEJ, Iwan Taruna usai menandatangani nota kesepahaman Kamis (12/03/2026)

Rektor Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyambut baik fakta tersebut dan menyatakan bahwa UNEJ memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk berkontribusi terhadap pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pengelolaan hutan saat ini harus bergeser dari sekadar fokus produksi menuju pelestarian pembangunan yang berdampak nyata.

“UNEJ ingin memastikan kami bisa memfasilitasi masyarakat melalui kolaborasi yang berdampak langsung. Melalui kerja sama yang terbuka bagi seluruh fakultas ini, kita ingin mengoptimalkan hutan sebagai sumber kehidupan, terutama di saat negara tengah fokus pada ketahanan pangan,” ujar Rektor.

Dalam pemaparannya, Wawan Triwibowo juga membagikan perjalanan 65 tahun Perhutani dalam mengelola hutan di salah satu negara dengan kawasan hutan terbesar di dunia. Saat ini, Perhutani tengah melakukan transformasi besar dengan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kayu jati.

Suasana diskusi usai penandatanganan nota kesepahaman antara Universitas Jember dengan Perum Perhutani, Kamis (12/03/2026)

“Pada tahun 2025, pendapatan dari getah pinus dan pariwisata telah melampaui kayu jati. Kami berupaya menyeimbangkan aspek planet, people, dan profit. Hutan memiliki manfaat luas, mulai dari bahan baku obat untuk farmasi hingga penyokong pangan melalui swasembada gula dengan integrasi tanaman tebu di lahan hutan,” jelas Wawan.

Namun, ia juga menyoroti tantangan nyata seperti perubahan iklim dan kondisi hutan yang kurang sehat di area sungai. “Perhutani saat ini mencatat hanya sekitar 680 hektar kawasan yang benar-benar masih berfungsi sebagai hutan murni dan sehat dari total jutaan hektar yang ada. Sisanya telah mengalami degradasi dan beralih fungsi menjadi lahan jagung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk langkah konkrit, acara ini dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Jember dengan Perum Perhutani KPH Jember.

Jajaran pimpinan UNEJ bersama Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur dan KPH Jember berkomitmen untuk terus melestarikan hutan

Momentum penting ini turut disaksikan oleh Dekan Fakultas Pertanian (FAPERTA), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), serta Wakil Dekan FMIPA, yang menandakan kesiapan UNEJ untuk berkolaborasi secara multidisiplin dalam menjaga kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. (dil)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Kerjasama

]]>
Universitas Jember Terima Kunjungan Studi Banding Universitas Mulawarman Pelajari Penguatan Layanan Akademik https://unej.ac.id/blog/2025/12/29/universitas-jember-terima-kunjungan-studi-banding-universitas-mulawarman-pelajari-penguatan-layanan-akademik/ Mon, 29 Dec 2025 09:08:31 +0000 https://unej.ac.id/?p=177553 Jember, 29 Desember 2025

Universitas Jember (UNEJ) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Mulawarman (UNMUL) Samarinda dalam rangka penguatan tata ekelola bidang akademik dan pengembangan sistem informasi akademik. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Jember, Senin (29/12)

Rombongan Universitas Mulawarman dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si., didampingi jajaran pimpinan biro, staf khusus, serta tim teknis akademik. Kedatangan delegasi UNMUL disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jember, Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D., bersama Kepala LPMPP, Kepala UPA TIK, serta jajaran pengelola akademik UNEJ.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si., menyampaikan sambutan saat kunjungan studi banding di Ruang Sidang Senat Universitas Jember.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Mulawarman, Prof. Lambang Subagiyo, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan Universitas Jember. Bagi Prof. Lambang, kunjungan ini memiliki makna ganda, yakni sebagai tugas dinas sekaligus nostalgia.

“Saya pribadi merasa kembali ke rumah, mengingat UNEJ merupakan almamater saya. Kehadiran kami bersama tim bertujuan untuk belajar dan berbagi terkait sistem tata kelola akademik serta praktik-praktik baik (best practice) yang telah diterapkan di sini. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal akselerasi pengembangan layanan akademik di Universitas Mulawarman,” ujar Prof. Lambang.

Diskusi teknis berjalan intensif ketika Staf Khusus Wakil Rektor Bidang Akademik UNMUL, Mukti Priastomo, memaparkan tantangan pengelolaan data, khususnya sinkronisasi ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Ia menyoroti kendala hilangnya data fakultas pasca-pembaruan sistem, keterlambatan pelaporan, hingga isu data mahasiswa PPG yang berdampak pada kelulusan.

Kepala UPA TIK Universitas Jember, Prof. Bayu Taruna Widjaja Putra, S.TP., M.Eng., Ph.D., menyampaikan paparan terkait pengelolaan sistem informasi akademik dan penguatan integrasi data dalam kegiatan studi banding Universitas Mulawarman.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPA TIK UNEJ, Prof. Bayu Taruna, menegaskan bahwa validitas data sangat bergantung pada infrastruktur teknologi. “Kami telah beralih dari metode database injection ke sistem berbasis Application Programming Interface (API). Langkah ini kami ambil guna menjamin integrasi data yang lebih aman, tertib, dan sesuai standar nasional untuk mendukung pelaporan yang berkelanjutan,” tegas Prof. Bayu.

Penjelasan tersebut diperkuat oleh Staf Bagian Akademik UNEJ, Dadang Margiraharjo, yang menekankan pentingnya kedisiplinan prosedur. “Dalam menangani kendala data, kami mengacu pada SOP ketat dan rutin melakukan pemantauan di setiap checkpoint dengan target sinkronisasi di atas 97 persen. Kami memprioritaskan deteksi dini pada program studi yang memiliki banyak kendala serta fokus pada perbaikan identitas mahasiswa agar sesuai dengan dokumen kependudukan guna menghindari penumpukan masalah menjelang kelulusan,” jelas Dadang.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Jember, Mohamad Jazuli, S.H., M.H, menyampaikan pemaparan terkait inovasi layanan akademik dan sistem pemantauan mahasiswa.

Selain tata kelola data pusat, UNMUL melalui Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, I Gede Sudarma, juga menggali mekanisme pelaporan akademik kepada orang tua, mencakup pemantauan IPK hingga pembayaran UKT. Merespons hal ini, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNEJ, Mohamad Jazuli, memperkenalkan inovasi Sister for Parents.

“Kami menyediakan sistem pemantauan khusus bagi orang tua agar perkembangan akademik mahasiswa, termasuk IPK dan kehadiran perkuliahan, dapat dipantau secara real-time. Sistem ini dirancang agar orang tua benar-benar terhubung tanpa bergantung laporan mahasiswa semata, sehingga kendala akademik maupun administrasi dapat terdeteksi lebih dini,” terang Jazuli.

Diskusi ditutup dengan paparan Wakil Rektor Bidang Akademik UNEJ, Prof. Slamin, mengenai masa depan digitalisasi dokumen kampus, khususnya penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan Ijazah Digital.

“Saat ini Universitas Jember tengah berada dalam masa transisi menuju penerapan penuh TTE dan ijazah digital. Untuk tahap awal, TTE telah diterapkan pada sertifikat profesi dan sertifikat kompetensi bahasa Inggris. Sementara itu, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) kami jadikan proyek percontohan penerapan ijazah digital sesuai arahan kementerian,” pungkas Prof. Slamin.

Kunjungan studi banding ini diharapkan dapat mempererat hubungan kemitraan antara Universitas Jember dan Universitas Mulawarman. Melalui pertukaran wawasan dan strategi penyelesaian masalah ini, kedua institusi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi demi mencetak lulusan yang unggul. (qf)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Kerjasama

]]>
Universitas Musamus Merauke Studi Banding ke UNEJ, Kuatkan Sinergi Pengelolaan Kemahasiswaan https://unej.ac.id/blog/2025/12/16/universitas-musamus-merauke-studi-banding-ke-unej-kuatkan-sinergi-pengelolaan-kemahasiswaan/ Tue, 16 Dec 2025 06:51:41 +0000 https://unej.ac.id/?p=177406 Jember, 16 Desember 2025

Universitas Musamus Merauke melaksanakan kunjungan studi banding ke Universitas Jember (UNEJ), Selasa (16/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat UNEJ ini berfokus pada diskusi mendalam mengenai pengelolaan bidang kemahasiswaan dan pengembangan minat bakat mahasiswa. Rombongan yang dikomandoi oleh Marcelino, Bagian Kemahasiswaan Universitas Musamus diterima langsung oleh perwakilan pimpinan dan staf di lingkungan Rektorat UNEJ.

Mohamad Jazuli, Kepala Biro Keuangan dan Umum UNEJ memaparkan detail mengenai berbagai fasilitas unggulan yang dimiliki UNEJ, capaian strategis, status akreditasi institusi, hingga daftar panjang prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa dan sivitas akademika UNEJ baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Apa yang kami sampaikan hari ini, mulai dari akreditasi hingga prestasi mahasiswa, bukanlah sebuah bentuk perbandingan, melainkan cerminan dari potensi yang bisa kita raih bersama. Kami berharap, capaian-capaian ini dapat memantik semangat dan menjadi pemacu bagi Universitas Musamus agar dapat terus tumbuh, berkembang, dan mencetak prestasi gemilang, bahkan melampaui apa yang telah diraih oleh UNEJ saat ini,” ujar Jazuli.

Mohamad Jazuli, Kepala Biro Keuangan dan Umum UNEJ dalam pemaparan materi profil Universitas Jember

Sesi studi banding berlanjut dengan diskusi intensif dari Universitas Musamus, Marcelino perwakilan Bagian Kemahasiswaan berfokus pada tiga aspek kunci, “Kami datang ke UNEJ dengan harapan besar untuk belajar, khususnya bagaimana UNEJ berhasil menguatkan peran paguyuban beasiswa, sistem pengelolaan kegiatan penalaran dan minat bakat, serta mekanisme operasional Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM),” ungkapnya, memaparkan fokus utama studi banding mereka.

Menanggapi poin-poin tersebut, Jarkasi, Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan UNEJ, menjelaskan praktik yang telah diterapkan dengan sukses di UNEJ. “UNEJ memanfaatkan peran Paguyuban Mahasiswa Bidik Misi (Pamadiksi) sebagai ujung tombak kegiatan mahasiswa penerima beasiswa. Pamadiksi memiliki organisasi yang solid, didukung oleh 6 divisi berbeda, dan secara aktif menyelenggarakan kegiatan internal. Model pendanaan mereka bersifat swakelola. Dana ini sepenuhnya dikelola untuk kepentingan anggota sendiri, termasuk kegiatan sosial dan bantuan bagi mahasiswa yang sakit, dengan filosofi dari Pamadiksi untuk Pamadiksi.”

Dengan sekitar 6.000 mahasiswa dan 71 pengurus, Pamadiksi juga bersinergi erat dengan universitas, menjadi motor penggerak dan penyebar informasi penting, serta mendukung kegiatan akademik berskala besar seperti seminar nasional.

Marcelino perwakilan Bagian Kemahasiswaan Universitas Musamus memaparkan fokus utama studi bandingnya

Ia juga menambahkan, “Dalam mengelola Unit Kegiatan Mahasiswa, UNEJ menetapkan satu Pembina per UKM. Pembina ini dipilih dari kalangan dosen atau tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi relevan di bidang UKM tersebut. Aspek pendanaan UKM diatur melalui pagu anggaran tahunan. Penentuan besaran pagu ini dilakukan secara obyektif, salah satunya dengan mempertimbangkan reputasi dan capaian prestasi yang berhasil diraih oleh UKM di periode sebelumnya.”

Dari hasil studi banding ini, Marcelino memperoleh wawasan dan model tata kelola kemahasiswaan yang dapat diadaptasi oleh Universitas Musamus untuk meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa di masa mendatang.

Penyerahan plakat berbentuk Rumah Semut dari Universitas Musamus ke Universitas Jember

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan penjelasan yang begitu detail dari Universitas Jember. Pengelolaan Pamadiksi, sistem pembinaan UKM, hingga mekanisme pendanaan yang transparan ini adalah wawasan berharga. Kami optimis, poin-poin penting yang kami peroleh hari ini dapat kami adaptasi dengan baik di Universitas Musamus untuk meningkatkan mutu layanan dan pembinaan mahasiswa kami di Merauke,” pungkas Marcelino. (dil)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Kerjasama

]]>
Perkuat Jejaring Internasional, UNEJ Jalin Kerja Sama Dengan Jilin Agricultural Science & Technology University China https://unej.ac.id/blog/2025/12/12/perkuat-jejaring-internasional-unej-jalin-kerja-sama-dengan-jilin-agricultural-science-technology-university-china/ Fri, 12 Dec 2025 10:55:06 +0000 https://unej.ac.id/?p=177362 Jember, 12 Desember 2025

Universitas Jember (UNEJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jilin Agriculture Science and Technology University (JLASTU) China. Kegiatan ini dilaksanakan langsung di kampus JASTU di kota Jilin (09/12/2025). Menurut Wakil Rektor I bidang Akademik, Prof. Slamin, langkah strategis ini dalam rangka memperkuat kemitraan global UNEJ, khususnya dalam bidang pertanian, teknologi, dan pengembangan akademik. Penandatanganan tersebut membuka kesempatan besar bagi kedua institusi untuk menjalin kolaborasi jangka panjang yang berbasis pada kepentingan bersama.

Wakil Rektor I bidang Akademik, Prof. Slamin bersama Wakil Rektor Bidang Akademik JLASTU, Prof. Pan Li

Pertemuan resmi tersebut dihadiri oleh pimpinan utama dari UNEJ, yaitu Prof. Slamin, didampingi Dekan Fakultas Pertanian Prof. M. Rondhi, dan Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan, Ebban Bagus Kuntadi. Dari pihak JLASTU, hadir Prof. Pan Li sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, didampingi Dekan Fakultas Pertanian, Chen Saopeng. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Zhang Henan, serta Dekan Fakultas Ilmu Komputer Hou Fangbo. Hadir pula Direktur Kantor urusan Internasional, Wang Guo bersama dua stafnya, Wang Yuwei dan Li Longfei. Kehadiran pimpinan lintas fakultas tersebut menunjukkan JLASTU menyambut baik kunjungan UNEJ. Serta menunjukkan keseriusan kedua institusi dalam membangun kerja sama multidisiplin.

Baca Juga : UNEJ-JLASTU China Resmi Teken MoU, Fokus Kolaborasi Pertanian dan Teknologi

Saat dihubungi dari Jember (12/12/2025), Prof. M. Rondhi menceritakan diskusi berlangsung hangat, kedua pihak saling memaparkan visi dan arah pengembangan institusi masing-masing. Pihak JLASTU menekankan fokus mereka pada penguatan pertanian berbasis komoditas unggulan seperti padi, jagung, dan hortikultura. Di sisi lain, UNEJ menjelaskan fokusnya pada pengembangan tanaman-tanaman tropis yang mencakup tanaman pangan, perkebunan, peternakan, dan berbagai komoditas industri. Pemaparan tersebut memperlihatkan bahwa kedua institusi memiliki kekuatan keilmuan yang saling melengkapi dan membuka peluang kolaborasi yang luas.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Slamin menegaskan bahwa UNEJ menerapkan pendekatan integratif dalam mengembangkan sektor pertanian, yaitu dengan menggabungkan perspektif dari berbagai bidang ilmu. Pertanian di UNEJ tidak hanya dikaitkan dengan aspek budidaya, tetapi juga terhubung dengan bidang keteknikan, kesehatan, sosial humaniora, hukum, serta pendidikan. Pendekatan interdisipliner ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi pertanian yang lebih komprehensif dan berdampak luas.

Diskusi antara tim UNEJ dengan tim JLASTU

Sebagai hasil dari pembahasan bersama, kedua institusi sepakat untuk mengimplementasikan berbagai program kerja sama, antara lain international student mobility, staff exchange, research collaboration, serta bentuk-bentuk kolaborasi akademik lainnya yang akan dikembangkan sesuai kebutuhan. Program-program ini dirancang untuk memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan kapasitas riset, serta mendorong pertukaran pengetahuan antara dosen dan mahasiswa dari kedua institusi.

Diskusi antara tim UNEJ dengan tim JLASTU

Ke depan, UNEJ dan JLASTU berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi perkembangan institusi masing-masing. Sinergi ini diyakini mampu menghadirkan kontribusi penting bagi kemajuan pendidikan tinggi, pengembangan sektor pertanian, dan peningkatan daya saing global kedua universitas. MoU ini menjadi awal dari kolaborasi panjang yang diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan dampak positif bagi masyarakat luas. (ron/iim)

]]>
UNEJ dan UNLAM Rintis Kerja Sama Layanan Mobilitas dan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa https://unej.ac.id/blog/2025/12/11/unej-dan-unlam-rintis-kerja-sama-layanan-mobilitas-dan-pengabdian-masyarakat-mahasiswa/ Thu, 11 Dec 2025 03:58:40 +0000 https://unej.ac.id/?p=177336 Jember, 11 Desember 2025

Setiap perguruan tinggi berusaha memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk berkembang. Salah satunya dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa menambah ilmu pengetahuan dengan merasakan kuliah di program studi lain, bahkan di luar kampusnya. Kedua, melalui jalur Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang memberikan pengalaman kehidupan nyata bagi mahasiswa.

Guna memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk menjalankan mobilitas dan KKN, Universitas Jember (UNEJ) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin sepakat merintis kerja sama layanan mobilitas dan pengabdian masyarakat bagi mahasiswa. Kesepakatan ini lahir saat diskusi antara tim ULM yang dipimpin Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Untung Bijaksana bertemu tim UNEJ yang dipimpin Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Prof. Yuli Witono di gedung rektorat UNEJ (11/12/2025).

Kepala LP2M UNEJ, Prof. Yuli Witono didampingi Kepala LPMPP, Prof. Ermanto Fahamsyah menyambut tim ULM Banjarmasin

Menurut Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ULM, pihaknya memilih UNEJ karena melihat program mobilitas dan pengabdian kepada masyarakat mahasiswanya sudah lebih baik. Apalagi ini bukan kali pertama ULM belajar ke UNEJ, sebelumnya ULM belajar pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) dilandasi pengalaman sebelumnya belajar ke UNEJ saat akan berubah status menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

“Kami berharap dapat belajar pengalaman UNEJ mengelola mobilitas dan program KKN mahasiswa, semoga kunjungan kali ini akan membuahkan manfaat bagi kedua pihak, apalagi jalinan kerja sama dengan UNEJ sudah ada,” ungkap Untung Bijaksana yang didampingi Wakil Dekan I FMIPA dan FKIP ULM. Hadir pula Kepala dan Sekertaris Program Mobilitas kegiatan Belajar Terpadu ULM dan anggota tim lainnya.

Diskusi antara tim UNEJ dengan ULM

Tawaran kerja sama dari ULM Banjarmasin disambut hangat oleh UNEJ seperti yang disampaikan oleh Prof. Yuli Witono selaku kepala LP2M didampingi Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Akademik (LP3M) Prof. Ermanto Fahamsyah. Sebagai langkah awal Prof. Yuli Witono menawarkan ULM mengikuti program KKN Tematik dan KKN internasional yang digagas oleh LP2M UNEJ.

Penjelasan Prof. Yuli Witono yang mewakili Rektor UNEJ disambung pemaparan Koordinator Pusat Pemberdayaan Masyarakat LP2M, Hermanto Rohman. Menurutnya saat ini LP2M menitik beratkan KKN pada model tematis dan kolaborasi. UNEJ menggandeng PTN dan PTS di wilayah Tapal kuda bahkan di wilayah lain melaksanakan pengabdian kepada masyrakat di 425 desa binaan. Dengan KKN kolaboratif maka mahasiswa merasakan pengalaman menarik mengingat bekerja sama dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Termasuk yang sudah dilakukan dengan perguruan tinggi di Timor Leste.

Kepala Program Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu Indira Fitriliyani

“Saya berharap akan ada program KKN Kolaboratif dengan kawan-kawan di ULM sebab kami ingin meluaskan KKN tematis dan kolaboratif di wilayah perbatasan,” tutur Hermanto Rohman.

Di bidang mobilitas mahasiswa, pertanyaan disampaikan oleh Kepala Program Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu Indira Fitriliyani yang menggali pengalaman UNEJ dalam mengelola konversi mata kuliah, serta menjalin kerja sama dengan mitra lain sebagai lokasi kuliah maupun lokasi magang.

Sekertaris I LPMPP UNEJ Prof. Iis Nur Asyiah (paling kiri)

Menurut Sekertaris I LPMPP UNEJ, awal mula pelaksanana konversi mata kuliah memang berat, sebab belum semua pihak memahami kerangka acuan dan pedoman yang ada. Namun dengan pendampingan dan penerbitan pedoman dari LPMPP maka masalah tersebut bisa diselesaikan dengan baik. Proses mobilitas mahasiswa juga berjalan dengan baik mengingat di Jawa Timur sudah ada kesepahaman diantara PTN untuk menggelar mobilitas mahasiswa antar PTN.

“Program mobilitas mahasiswa lebih mudah lagi di UNEJ dengan adanya aplikasi SiPalu atau Sistem Informasi Penjaminan Mutu yang memudahkan pemantauan dan evaluasi mobilitas mahasiswa kami,” kata Prof. Iis Nur Asyiah. (iim)

]]>
UNEJ, LPS II, OJK Jember Dorong Finansial Cerdas dan Bangsa Kuat Lewat Talkshow Literasi Digital https://unej.ac.id/blog/2025/11/19/unej-lps-ii-ojk-jember-dorong-finansial-cerdas-dan-bangsa-kuat-lewat-talkshow-literasi-digital/ Wed, 19 Nov 2025 07:41:05 +0000 https://unej.ac.id/?p=177050 Jember, 19 November 2025

Data mengejutkan yang menunjukkan 60% debitur pinjaman online (pinjol) adalah anak muda Gen Z menjadi sorotan utama dalam Talkshow Literasi Keuangan yang diselenggarakan oleh Universitas Jember (UNEJ). Bagian dari perayaan Dies Natalis ke-61 ini, UNEJ mengumpulkan para stakeholder dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Komisi XI DPR RI untuk mencari solusi atas masalah yang membahayakan generasi muda ini. Acara dengan tema “Sinergi Literasi Keuangan dan Inovasi Digital: Finansial Cerdas, Bangsa Kuat” ini berlangsung sukses di Auditorium UNEJ (19/11/2025).

Sekretaris 1 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNEJ, Bevo Wahono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyukseskan peringatan Dies Natalis ke-61 UNEJ.

(dari kiri) Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNEJ, Prof. Bambang Kuswandi bersama Sekretaris 1 LPPM UNEJ, Bevo Wahono usai acara Talkshow Literasi Keuangan UNEJ, Rabu (19/11/2025)

“Hari ini kita sengaja melakukan talkshow yang cukup luas pembahasannya mencakup sinergi inovasi keuangan dan literasi digital, finansial cerdas bangsa kuat. Kami juga mendorong kolaborasi kampus dengan regulator ekonomi rakyat yang diharapkan menjadi ajang untuk belajar bersama,” ujarnya.

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNEJ, Prof. Bambang Kuswandi menyoroti urgensi literasi keuangan. Berdasarkan data BPS, literasi keuangan di Indonesia masih mencapai 49,68%, sementara inklusi keuangan telah mencapai 85,1%.

“Artinya, banyak masyarakat kita telah memiliki akses, namun belum benar-benar bisa memanfaatkan produk keuangan secara optimal. Maka dari itulah, peran inovasi digital dan literasi keuangan menjadi sangat penting dan harus bersinergi, sehingga menciptakan generasi yang tidak hanya melek teknologi tetapi cerdas mengelola keuangan pribadi, keluarga, hingga usaha,” tegas Prof. Bambang Kuswandi.

Charles Meikyansah, Anggota Komisi XI DPR RI hadir secara daring dengan pembahasan tajam mengenai dampak inovasi digital

Sesi talkshow yang dimoderatori oleh Adhitya Wardhono, menghadirkan pembahasan tajam mengenai dampak inovasi digital. Charles Meikyansah, Anggota Komisi XI DPR RI, yang membawakan materi ‘Inovasi Keuangan Digital: Peluang dan Tantangan Untuk Mahasiswa’ menyampaikan bahwa digitalisasi keuangan adalah sebuah keniscayaan.

“Inovasi digital ini mendorong dampak-dampak positif seperti efisiensi biaya, kecapatan layanan real-time, serta perluasan inklusi keuangan yang menjangkau seluruh elemen masyarakat. Namun, muncul juga tantangan, yakni di antaranya 60% debitur pinjol (pinjaman online) ialah anak muda Gen Z (19-34 tahun). Anak muda mendominasi penerimaan pinjaman online yang berarti lampu kuning menuju lampu merah yang memiliki konsekuensi yang membahayakan. Harapan saya anak muda harus melek digital dan hati-hati akan kebiasaan keuangan seperti FOMO serta impulsive buying,” jelas Charles Meikyansah.

Menanggapi risiko digital, Mohammad Mufid, Kepala OJK Jember, menekankan bahwa perkembangan kemajuan digital identik dengan risiko, salah satunya adalah penyalahgunaan data yang merupakan aset berharga.

(dari kiri) Mohammad Mufid Kepala OJK Jember, Bambang S. Hidayat Kepala KPw LPS II Surabaya, Prof. Elok Sri Utami Guru Besar FEB UNEJ, dan Adhitya Wardhono Dosen FEB UNEJ selaku moderator

“Hal ini kita perlu aware. Di sini, OJK berperan dalam mengatur, mengawasi, serta melindungi sektor jasa keuangan, konsumen, dan masyarakat. Hal ini termasuk memperkuat kewenangan pengawasan market conduct, edukasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, termasuk pemberantasan aktivitas keuangan ilegal,” jelas Mohammad Mufid.

Acara ini juga turut menghadirkan Bambang S. Hidayat (Kepala KPw LPS II Surabaya) dan Prof. Elok Sri Utami (Guru Besar FEB). UNEJ menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem finansial yang sehat dan berkelanjutan di tengah gempuran inovasi digital.

Talkshow Literasi Keuangan & UNEJ Showcase bersama OJK Jember dan LPS II Surabaya di Auditorium UNEJ, Rabu (19/11/2025)

Sinergi yang tercipta antara institusi pendidikan, regulator, dan legislatif melalui kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi semata. UNEJ berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendorong penguatan literasi keuangan berbasis digital, memastikan generasi muda dapat memanfaatkan inovasi teknologi secara bijak, dan menghindari jerat risiko finansial ilegal. Dengan masyarakat yang cerdas secara finansial, kita optimis cita-cita untuk mewujudkan ‘Finansial Cerdas, Bangsa Kuat’ dapat tercapai secara berkelanjutan. (dil/fzn)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Kerjasama

]]>
Duta Kampus UNEJ Ajak Siswa SMAN 1 Jember Jadi Agen Perubahan, Lawan Sikap Apatis Terhadap Perundungan https://unej.ac.id/blog/2025/11/07/duta-kampus-unej-ajak-siswa-sman-1-jember-jadi-agen-perubahan-lawan-sikap-apatis-terhadap-perundungan/ Fri, 07 Nov 2025 10:49:51 +0000 https://unej.ac.id/?p=176896 Jember, 7 November 2025

Dalam upaya memutus mata rantai perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, Duta Kampus Universitas Jember (UNEJ) menggelar sosialisasi anti-bullying yang menyentuh ratusan siswa di SMAN 1 Jember. Kegiatan ini difokuskan untuk mengubah pola pikir siswa dari penonton yang pasif menjadi ‘agen perubahan’ yang berani bersikap.

Para Duta Kampus UNEJ, yang hadir sebagai fasilitator, membawakan materi dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Mereka tidak hanya memaparkan dampak psikologis perundungan, tetapi juga membuka ruang diskusi interaktif.

Andini, Duta Kampus UNEJ dalam Roadshow ke SMAN 1 Jember, Jumat (07/11/2025)

Andini, salah satu Duta Kampus UNEJ, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menyentuh akar masalah yang sering terabaikan ini.

“Kami melihat bahwa akar masalah perundungan ini seringkali kadang berawal dari sikap ‘acuh tak acuh’ dari lingkungan sekitar yang melihat tapi memilih diam. Masih banyak yang bersikap apatis, sehingga kami merasa perlu hadir untuk meningkatkan kepedulian ini langsung ‘dari akarnya’,” ujar Andini.

Lebih lanjut, Andini menyatakan harapan terbesarnya adalah agar SMAN 1 Jember dapat lebih berkembang dengan lahirnya ‘agen-agen perubahan’ dari internal siswa sendiri.

“Tentu saja, selain misi utama tersebut, kehadiran kami sebagai Duta Kampus juga menjadi media untuk mengenalkan dan mempromosikan Universitas Jember sebagai kampus yang peduli terhadap isu sosial,” jelas Andini.

Atini Izzi, siswi SMAN 1 Jember dalam Roadshow Dukam UNEJ, Jumat (07/11/2025)

Pendekatan personal yang dibawakan para mahasiswa ini terbukti efektif dan mendapat respons emosional dari para siswa. Banyak di antara mereka yang akhirnya berani angkat bicara, salah satunya adalah Atini Izzi, siswi SMAN 1 Jember.

“Saya sangat antusias, terutama saat sesi Q&A, karena topiknya sangat relevan. Melihat perilaku Bullying ini terasa ‘ngeri’, sebab saya pribadi juga pernah memiliki pengalaman sebagai korban. Acara ini benar-benar penting dan membuka mata kami semua,” ungkap Atini.

Dukungan serupa datang dari pihak sekolah. Ana, salah satu guru SMAN 1 Jember, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk menyadarkan siswa akan tindakan mereka.

Duta Kampus UNEJ bersama guru SMAN 1 Jember dalam kegiatan Roadshow, Jumat (07/11/2025)

“Sosialisasi anti-bullying ini sangat penting. Seringkali, anak-anak tidak sadar bahwa yang mereka ucapkan atau lakukan itu sudah termasuk dalam bentuk bullying. Dengan ini, kami berharap anak-anak dapat menjadi agent of change untuk senantiasa menghindari perilaku bullying. Kami sampaikan terima kasih banyak kepada Duta Kampus UNEJ yang telah memberi wawasan berharga kepada anak-anak didik kami,” jelasnya.

Universitas Jember, melalui Duta Kampus, berharap sosialisasi ini tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial, tetapi mampu menjadi pemantik sesungguhnya bagi lahirnya ‘agen-agen perubahan’ di SMAN 1 Jember dan di sekolah-sekolah lainnya.

Suasana Roadshow Dukam UNEJ ke SMAN 1 Jember, Jumat (07/11/2025)

Dengan meningkatnya kesadaran, serta kepedulian, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih aman, suportif, dan bebas dari segala bentuk perundungan, sejalan dengan komitmen pengabdian Universitas Jember kepada masyarakat. (dil/fzn)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Kerjasama

]]>
Punya Irisan Tugas dan Fungsi, UNEJ dan BMKG Jajagi Kerjasama https://unej.ac.id/blog/2025/10/29/punya-irisan-tugas-dan-fungsi-unej-dan-bmkg-jajagi-kerjasama/ Wed, 29 Oct 2025 10:30:31 +0000 https://unej.ac.id/?p=176763 Jember, 29 Oktober 2025
Universitas Jember (UNEJ) menjajagi kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kesepakatan ini dicapai saat Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan berkunjung bersama tim, ke kampus Tegalboto (29/10/2025). Dalam diskusi hari Rabu sore bersama Rektor, Iwan Taruna dan pimpinan UNEJ lainnya, disepakati kedua lembaga bakal meresmikan kerja sama dalam ikatan nota kesepahaman atau _Memorandum of Understanding_ (MoU) dalam waktu dekat.

Kesepakatan untuk bekerja sama ini menurut Rektor UNEJ salah satunya didasari adanya irisan tugas dan fungsi antara UNEJ dengan BMKG. Iwan Taruna menjelaskan jika lembaga yang dipimpinnya berusaha mengembangkan pertanian industrial yang sangat lekat dengan kebutuhan data mengenai iklim dan cuaca. Saat ini tanpa data iklim dan cuaca yang presisi, maka pelaku usaha pertanian dan perkebunan akan sulit mengembangkan usahanya.

Rektor UNEJ (kanan) memberikan cindera mata kepada Deputi Bidang Klimatologi BMKG

“Dan yang punya data iklim dan cuaca ya BMKG, maka kami menyambut hangat tawaran kerja sama dengan BMKG sebab UNEJ memiliki visi, misi serta tugas dan fungsi mengembangkan pertanian industrial. Harapannya dengan akses data dan informasi dari BMKG maka proses belajar mengajar, riset dan pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan UNEJ khususnya di bidang pertanian dan perkebunan akan lebih berdampak bagi masyarakat,” jelas Iwan Taruna.

Sebaliknya, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan berharap kerja sama dengan UNEJ bakal memperluas layanan BMKG. Pasalnya selama ini nama BMKG lebih lekat dengan bencana. Jika ada banjir, angin puting beliung bahkan gempa maka informasi dari BMKG yang akan dirujuk. Padahal banyak data dan informasi lain yang dikumpulkan oleh BMKG dapat menjadi dasar bagi pengembangan berbagai program strategis nasional maupun daerah. Termasuk pijakan bagi banyak penelitian di dunia akademis.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan

Deputi Bidang Klimatologi kemudian memberikan contoh, semisal data suhu suatu daerah yang dikumpulkan BMKG bisa dipakai membantu penelitian bagaimana nyamuk demam berdarah berkembang biak. Data kecepatan angin yang bisa digunakan untuk pembangkit listrik. Data curah hujan bisa menjadi bahan bagi petani dalam memilih komoditas apa yang akan ditanam, hingga data cuaca yang dapat dikaitkan dengan penyakit apa yang akan melanda di suatu daerah tertentu.

“Oleh karena itu kami ingin bekerja sama dengan UNEJ, agar data dan informasi yang kami miliki dapat digunakan oleh peneliti dan mahasiswa UNEJ sehingga kemanfaatannya lebih luas, terutama dalam mendukung program pemerintah semisal ketahanan pangan dan energi terbaharukan,” ujar Ardhasena Sopaheluwakan.

Diskusi antara BMKG dengan UNEJ

Dalam sesi diskusi terungkap jika sebenarnya kerja sama antara UNEJ dengan BMKG sudah terjalin, seperti yang diungkapkan oleh Dekan FMIPA, Prof. Dafik. Saat ini ada karyawan BMKG yang tengah melanjutkan studi di Program Studi Magister Fisika. Para pakar UNEJ juga menjadi pemateri dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh BMKG, seperti Prof. Bayu Taruna yang merupakan pakar pertanian presisi dari Fakultas Teknologi Pertanian. Sementara itu Wakil Rektor I bidang Akademik, Prof. Slamin mempersilahkan praktisi di BMKG untuk mengajar di kampus UNEJ, serta mengadakan riset bersama.

Dalam pertemuan ini Deputi Bidang Klimatologi BMKG didampingi para pejabat etras BMKG pusat dan Jawa Timur diantaranya Direktur Layanan Iklim Terapan, Direktur Perubahan Iklim, hingga Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur. Sementara Rektor UNEJ didampingi para wakil Rektor, Dekan FMIPA, Dekan Fasilkom, Dekan Fakultas Teknik, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian, Wakil Dekan III Fakultas Teknologi Pertanian, Kepala UPA TIK dan pejabat lainnya. (iim)

]]>
Bakal Dirikan Perguruan Tinggi Yang Fokus Kopi, Delegasi Timor Leste Jajagi Kerja Sama Dengan UNEJ https://unej.ac.id/blog/2025/10/13/bakal-dirikan-perguruan-tinggi-yang-fokus-kopi-delegasi-timor-leste-jajagi-kerja-sama-dengan-unej/ Mon, 13 Oct 2025 15:42:12 +0000 https://unej.ac.id/?p=176475 Jember, 13 Oktober 2025
Makin banyak pihak yang berminat belajar tentang kopi ke Universitas Jember (UNEJ). Setelah bulan September lalu Walikota Cadiz Filipina berkunjung, kini Timor Leste tertarik belajar kopi ke Universitas Jember (UNEJ). Dipimpin langsung oleh Direktur Nasional Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi Timor Leste, Higino Alves, selama dua hari rombongan Timor Leste belajar mengenai seluk beluk pengelolaan kopi di kampus UNEJ (13-14/10/2025).

“Pemerintah Timor Leste bermaksud menegerikan sebuah perguruan tinggi swasta dalam waktu dekat, yang akan fokus pada pendidikan tinggi pertanian. Khususnya mempelajari perkebunan kopi. Oleh karena itu kami ingin belajar ke UNEJ yang sudah berpengalaman, mulai dari kurikulum, laboratorium hingga pasca panennya,” ungkap Higino Alves.

Direktur Nasional Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi Timor Leste, Higino Alves

Menurut Higino Alves, rencana pendirian perguruan tinggi yang fokus ke pertanian dilandasi potensi sumber daya alam Timor Leste, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan. Perguruan tinggi yang akan didirikan berada di Distrik Ermera yang sejak lama dikenal sebagai salah satu penghasil kopi di Timor Leste. Untuk memuluskan rencana ini, Kementerian Pendidikan Tinggi Timor Leste mengadakan studi banding ke beberapa institusi pendidikan tinggi di Indonesia, salah satunya UNEJ.

Pernyataan Higino Alves disambut oleh koleganya, Jaime Andre Simoes. Menurut Asisten Atase Pendidikan di Kedutaan Besar Timor Leste di Jakarta, pemerintahan Xanana Gusmao fokus pada bidang pertanian, kesehatan, pariwisata dan pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu Timor Leste butuh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Timor Leste memang memiliki potensi minyak bumi, namun suatu saat pasti habis. Beda dengan kopi yang berkelanjutan,” imbuh Jaime Andre Simoes yang berencana segera menindaklanjuti kerja sama dengan UNEJ dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding.

Rektor UNEJ menyampaikan sambutan

Niat Kementerian Pendidikan Tinggi Timor Leste belajar kopi ke UNEJ disambut hangat oleh Rektor, Iwan Taruna yang menyatakan kesiapan UNEJ membantu negara tetangga ini. Kesiapan ini ditunjukkan dengan menghadirkan Wakil Dekan I Fakultas Pertanian, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPM). Bahkan Iwan Taruna menawarkan beasiswa kepada mahasiswa, praktisi dan ASN di Timor Leste untuk kuliah di UNEJ.

“Jika kawan-kawan Timor Leste memilih UNEJ untuk belajar kopi, sudah tepat karena sudah banyak melakukan riset dan inovasi mengenai kopi. Tidak hanya belajar tentang kopi, UNEJ dengan keragaman program studi yang ada sangat terbuka menerima mahasiswa dari Timor Leste,” tutur Iwan Taruna.

Apa yang disampaikan oleh Rektor UNEJ didukung oleh Prof. Yuli Witono, menurutnya riset kopi yang telah dilaksanakan di kampus Tegalboto spektrumnya sudah beragam, tidak melulu tentang kopi untuk dikonsumsi namun sudah ada riset lain semisal kopi untuk kesehatan. Bahkan di bidang pengabdian kepada masyarakat, pihaknya melalui LP2M sudah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa di Distrik Aileu yang juga terkait kopi.

Delegasi Timor Leste melihat laboratorium kultur jaringan di Fakultas Pertanian UNEJ

Sementara itu Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Ummi Solikhah mengusulkan program Studi Ilmu Pertanian konsentrasi Perkebunan sebagai contoh. Program Studi yang ada di Kampus Bondowoso ini memang mengkhususkan diri pada komoditas tanaman perkebunan semisal kopi, teh, coklat dan lainnya. Sedangkan Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Sri Wahyuningsih menjelaskan jika di kurikulum semua program studi di FTP sudah memuat mata kuliah tentang pengolahan kopi, semisal pemantauan tanaman kopi melalui remote sensing, IoT untuk pertanian hingga perancangan pabrik pengolahan kopi.

Foto bersama

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke laboratorium dan sarana yang dimiliki oleh Fakultas Pertanian dan FTP. Di sela-sela kunjungan tersebut, Higino Alves bercerita jika banyak putra Timor Leste yang dulunya menuntut ilmu di UNEJ, kini sudah berkiprah di berbagai bidang. “Bahkan banyak yang jadi pejabat teras di Timor Leste,” ujarnya. (iim/nit).

]]>
Geliat Agroekowisata Situbondo Direspon Faperta UNEJ https://unej.ac.id/blog/2025/10/11/geliat-agroekowisata-situbondo-direspon-faperta-unej/ Sat, 11 Oct 2025 05:55:58 +0000 https://unej.ac.id/?p=176439 Jember, 10 Oktober 2025

Kabupaten Situbondo, salah satu kabupaten yang berada di ujung pulau Jawa memiliki kekayaan alam mulai dari pantai hingga gunung. Kondisi ini dapat menjadi atraksi epic dalam wisata.

Sub-bidang pariwisata yang dapat merelasikan hiburan, ekonomi masyarakat dan keberlanjutan adalah Agroekowisata. Kegiatan wisata berbasis pertanian dan ekologi menarik diprioritaskan karena akan mampu menarik pembangunan ekonomi wilayah pedesaan. Situbondo ternyata menangkap peluang ini, salah satunya dengan mengembangkan Agroekowisata Rengganis di wilayah Sumbermalang.

Puguh Wardoyo, kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Situbondo (Disparpora) menyatakan, bentang alam, pertanian dan masyarakat di Baderan Sumberamalang sangat menakjubkan bagi Agroekowisata. “Kehadiran UNEJ sebagai Perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui berbagai kegiatan scientidic” jelas Puguh.

Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) UNEJ, M. Rondhi menyampaikan, Faperta dengan 11 prodi yang dimiliki mampu memberi kontribus sebagaimana diharap. “Melalui kolaborasi diharap menjadikan pembagunan Agroekowisata dapat didekati melalui berbagai lini” ungkap Rondhi.

Kerjasama ini akhirnya dapat diwujudkan secara legal melalui penandatanganan kerjasama anatara Faperta UNEJ dan Disparpora Situbondo di kampus UNEJ Bondowoso (10/10). Ekoektasinya kerjasama ini mampu menjadi tonggak kontribusi dalam pembangunan Agroekowisata di Situbondo.

Desa Baderan misalnya, adalah salah satu desa dengan sorotan pengembangan Agroekowisata. Savana Cikasur, Plaza Rengganis dan kopi menjadi andalan atraksinya. “Bila semua di sinergikan akan menjadi energi agroekowisata yang luar biasa” jelas Ihsannudin penggiat ekowisata. Lebih lanjut Ihsan yang juga ketua tim kerjasama Faperta UNEJ memaparkan, agroekowisata memerlukan superteam bukan Superman. Maka kolaborasi antara Faperta UNEJ dan Disparpor Situbondo akan membuka jalan pengembangan Agrowisata melalui pendekatan pendidikan, penelitian dan pengabdian baik oleh dosen maupun mahasiswa.(ich/is)

]]>