lain-lain – Universitas Jember https://unej.ac.id Working in Harmony, Nurturing the Future Sun, 28 Sep 2025 12:06:27 +0000 en-US hourly 1 https://unej.ac.id/wp-content/uploads/2023/09/cropped-maskable-unej-icon-1-32x32.png lain-lain – Universitas Jember https://unej.ac.id 32 32 UPA Bahasa UNEJ Layani 16.049 Peserta CBEPT TOEFL https://unej.ac.id/blog/2025/09/28/upa-bahasa-unej-layani-16-049-peserta-cbept-toefl/ Sun, 28 Sep 2025 12:06:27 +0000 https://unej.ac.id/?p=176233 Jember, 28 September 2025
Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa Universitas Jember (UNEJ) telah melayani 16.049 mahasiswa peserta Test Of English as a Foreign Language (TOEFL). Mahasiswa tersebut mengikuti tes dengan sistem Computer Based English Profisiency Test (CBEPT) pada periode Februari hingga September 2025. Data ini disampaikan oleh Kepala UPA bahasa, Prof. Hairus Salikin pada kesempatan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan CBEPT TOEFL yang dilaksanakan di Kampus Jubung UNEJ (27-28/9/2025).
Menurut Kepala UPA Bahasa UNEJ, angka mahasiswa yang dilayani tersebut melebihi target yang sudah ditentukan sebesar 5.000 mahasiswa peserta CBEPT TOEFL per tahun. Tentunya kesuksesan layanan ini berkat kerja sama semua pihak, mulai dari tim pembuat soal, tim Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) hingga pengawas ujian di lapangan.
Kepala UPA bahasa, Prof. Hairus Salikin menyampaikan laporan
“Keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi UPA Bahasa untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan. Semisal merencanakan perbaikan fasilitas Self Acces Center agar mahasiswa bisa berlatih mandiri, bahkan dalam waktu dekat kami akan membuka layanan TOEFL Institutional Testing Program,” jelas Prof. Hairus Salikin.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor I bidang Akademik yang membuka kegiatan monitoring dan evaluasi bertema Evaluasi Pelaksanaan dan Pengembangan Computer Based English Profisiency Test (CBEPT) Guna Meningkatkan Layanan Tes Kemampuan Bahasa Inggris Sebagai Syarat Kelulusan Mahasiswa Universitas Jember. Saat memberikan arahan, Prof. Slamin kembali mengingatkan kebijakan lulus TOEFL untuk wisuda di UNEJ bertujuan memberikan bekal bagi lulusan dalam berkompetisi di dunia kerja, melanjutkan studi hingga peersyaratan mendapatkan beasiswa.
Wakil Rektor I UNEJ (kiri) membuka acara sekaligus memeberikan arahan pada acara monev CBEPT UPA Bahasa
Keberhasilan UPA Bahasa UNEJ melayani mahasiswa, membuka peluang bagi mahasiswa yang merencanakan menempuh tugas akhir di Kartu Rencana Studi (KRS) untuk mengikuti tes TOEFL dengan sistem CBEPT. Termasuk memperpendek masa tunggu mengikuti CBEPT yang semula tiga minggu menjadi hanya dua minggu saja. Bahkan UNEJ merencanakan program self learning TOEFL gratis bagi mahasiswa secara daring melalui aplikasi Sister, agar mahasiswa sejak awal sudah bisa belajar Bahasa Inggris secara mandiri.
“UNEJ berkomitmen memberikan kemampuan berbahasa asing bagi mahasiswa, harapannya dengan adanya fasilitas, aplikasi dan sarana tadi dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dengan baik. Namun tentu semuanya kembali lagi kepada mahasiswa, tanpa belajar tekun yang dilandasi integritas diri, maka tidak bisa meraih hasil TOEFL yang maksimal,” ungkap Prof. Slamin.
Pemaparan data peserta CBEPT TOEFL di UPA Bahasa UNEJ
Kegiatan monitoring dan evaluasi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan dan diskusi yang meliputi monitoring dan evaluasi CBEPT TOEFL bidang materi soal, bidang sistem, bidang infrastruktur jaringan dan bidang pelaksanaan. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan diantaranya perbaikan proses pendaftaran untuk menghindari kemacetan, pengayaan bank soal hingga penetapan petunjuk operasional standar pelaksanaan CBEPT TOEFL, serta apa yang harus dilakukan dikerjakan jika terjadi masalah saat tes berlangsung. (iim)
]]>
Kunjungan Tim Biro Umum, Humas dan PBJ Kemendiktisaintek ke ULT dan PPID UNEJ https://unej.ac.id/blog/2025/09/27/kunjungan-tim-biro-umum-humas-dan-pbj-kemendiktisaintek-ke-ult-dan-ppid-unej/ Sat, 27 Sep 2025 00:39:21 +0000 https://unej.ac.id/?p=176210 Jember, 27 September 2025

Universitas Jember (UNEJ) menerima kunjungan dari Tim Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada jumat sore (26/09). Agenda kunjungan difokuskan pada Unit Layanan Terpadu (ULT) UNEJ yang berlokasi di kantor Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Gedung Rektorat Universitas Jember, serta Student Service Center (SSC).

Dalam kegiatan tersebut, tim Kemendiktisaintek melakukan pemantauan sekaligus berdiskusi terkait pelayanan publik dan keterbukaan informasi di lingkungan UNEJ. ULT UNEJ selama ini berfungsi sebagai pusat layanan administrasi yang cepat, mudah, dan terintegrasi, sementara PPID UNEJ menjadi ujung tombak dalam menyediakan akses informasi yang transparan dan akuntabel.

Yayat Hendayana, Ketua Tim Kerja Layanan Publik, Layanan Informasi, dan Perpustakaan Kemdiktisaintek saat menyampaikan maksud dan kedatangannya di Universitas Jember (26/09).

Yayat Hendayana, Ketua Tim Kerja Layanan Publik, Layanan Informasi, dan Perpustakaan Kemendiktisaintek menyampaikan maksud kedatangannya. “Kami ingin berdiskusi terkait dengan monitoring evalusi layanan informasi dan layanan publik. Kami ingin memastikan bahwa layanan publik tidak hanya tersedia di tingkat kementrian, tapi juga di PTN, termasuk Universitas Jember, sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam kunjungan ke PPID Universitas Jember, salah satu anggota tim Agi Bahari menyoroti sejumlah hal penting terkait penyelenggaraan layanan informasi publik di UNEJ, mulai dari optimalisasi layanan yang kini banyak beralih ke sistem online, penerapan reward dan punishment bagi petugas, pemenuhan kompetensi serta ketersediaan dasar hukum seperti SOP untuk setiap jenis layanan, hingga mekanisme pelayanan yang mencakup jam operasional, sistem antrian, dan pengaturan petugas.

Andri Eko Widayanti, Kepala Bagian Akademik Universitas Jember, kala menjelaskan terkait sistem pelayanan informasi yang ada di Universitas Jember (26/09).

Menanggapi hal tersebut, Andri Eko Widayanti, Kepala Bagian Akademik Universitas Jember menjelaskan bahwa layanan lebih banyak berfokus pada kebutuhan mahasiswa, meskipun orang tua juga kerap hadir untuk mencari informasi, khususnya terkait biaya dan penerimaan mahasiswa baru. Mekanisme layanan disediakan secara offline melalui SSC dengan petugas yang ditempatkan berdasarkan surat tugas dari Wakil Rektor II, serta layanan online melalui kontak center WhatsApp dan sistem UC3 yang terhubung dengan berbagai unit kerja.

“Untuk setiap layanan kami sudah ada SOP yang ditempel di SSC, sehingga mahasiswa maupun orang tua dapat langsung mengetahui prosedurnya. Selain itu, kami juga menggunakan kontak center melalui WA dan UC3 yang terhubung ke semua bagian, tidak hanya mahasiswa, tetapi juga dosen, orang tua, dan masyarakat umum,” jelas Andri.

Plt. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Mohamad Jazuli, menyambut baik kunjungan ini sebagai momentum untuk memperkuat kualitas layanan publik di lingkungan kampus. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan agar semakin mudah, cepat, dan transparan. Kehadiran tim dari Kemendiktisaintek ini tentu menjadi masukan berharga bagi UNEJ untuk terus berinovasi dalam bidang layanan publik,” ungkapnya.

Plt. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Mohammad Jazuli, dan Kepala Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemdiktiristek, Manifes Zubayr (kiri) saat mengunjungi Student Service Center (SSC) Universitas Jember (26/09).

Sementara itu, Kepala Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemendiktisaintek, Manifes Zubayr menyampaikan apresiasinya atas berbagai inovasi layanan yang telah dijalankan UNEJ. Mengingat bahwa UNEJ berhasil mempertahankan predikat sebagai Badan Publik Informatif selama 2 tahun berturut-turut. “Kategori informatif itu tidak mudah dicapai, apalagi dipertahankan. Karena itu penting menjaga ketangguhan tim agar tetap unggul, bahkan jika ada kategori baru pun UNEJ bisa tetap bersaing. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang konfirmasi, sejauh mana layanan informasi di UNEJ benar-benar berjalan informatif dan bisa menjadi tolok ukur bagi perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya.

Kunjungan kemudian ditutup dengan agenda mengunjungi Student Service Center (SSC) Universitas Jember, di mana tim Kemendiktisaintek melihat langsung kondisi serta fasilitas pelayanan yang tersedia. Dalam kesempatan itu, Mohammad Jazuli turut memberikan penjelasan mengenai tiap-tiap layanan yang ada di SSC, mulai dari mekanisme pelayanan terpadu hingga inovasi layanan yang terus dikembangkan untuk mendukung kemudahan akses bagi mahasiswa, sivitas akademika maupun masyarakat.

Kunjungan Tim Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) (26/09).

Melalui kunjungan ini, diharapkan UNEJ semakin termotivasi untuk memperkuat kualitas layanan publiknya, sekaligus memperkokoh sinergi dengan Kemendiktisaintek dalam mewujudkan pelayanan yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan stakeholder dan juga masyarakat umum. (qf)

]]>
Tim Juri Cek Kesiapan UNEJ Sebagai Tuan Rumah KMHE 2025 https://unej.ac.id/blog/2025/09/21/tim-juri-cek-kesiapan-unej-sebagai-tuan-rumah-kmhe-2025/ Sun, 21 Sep 2025 01:50:20 +0000 https://unej.ac.id/?p=175977 Jember, 21 September 2025
Tim juri Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mengunjungi kampus Universitas Jember (UNEJ). Selama dua hari (20-21/9/2025), mereka mengecek kesiapan UNEJ yang akan menjadi tuan rumah KMHE tahun ini. Mulai dari faktor teknis seperti kesiapan lintasan lomba, personil panitia pelaksana hingga faktor non teknis seperti jalannya acara juga dibahas.

Sesuai rencana, rangkaian kegiatan ajang nasional KMHE 2025 akan dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 26 Oktober 2025. Dan berpuncak pada lomba di tanggal 25 dan 26 Oktober 2025. Tercatat ada 68 tim yang akan bertarung memperebutkan predikat mobil tercepat sekaligus teririt se-Indonesia. Ada dua kategori perlombaan, kategori prototipe dan urban concept. Kedua kategori tadi akan melombakan sub kategori motor pembakaran dalam bensin, diesel, etanol dan listrik.

A.R. Fahreiziel (tengah), anggota tim juri memberikan arahan didampingi Triwahyu Hardianto, Dekan FT UNEJ (kanan)

Menurut A.R. Fahreiziel, kunjungan tim juri dalam rangka memastikan semua persiapan KMHE 2025 sudah berjalan sesuai ketentuan. Hal yang dicek dalam kunjungan kali ini meliputi lintasan lomba, racing committee yang akan memimpin jalannya lomba, scrutineering yang akan bertugas memeriksa kendaraan sebelum dan sesudah digunakan di trek. Hingga kesiapan marshal lomba yang memastikan keselamatan semua peserta dan menjaga kelancaran jalannya balapan di sirkuit.

“Dan yang paling penting kami ingin memastikan faktor keamanan, sebab ajang KMHE pada dasarnya sama dengan balapan mobil pada umumnya,” jelas A.R. Fahreiziel.

Tim Juri KMHE 2025 membahas lintasan lomba

Sementara itu Dekan Fakultas Teknik (FT) UNEJ selaku Wakil Ketua Panitia KMHE 2025 menyatakan kesiapan UNEJ menjadi tuan rumah ajang nasional ini. Panitia sudah menyiapkan lintasan sepanjang 9,7 kilometer yang berada di kampus Tegalboto. Panitia juga sudah merekrut personil yang akan bertugas sebagai racing committee, scrutineering, marshal hingga liaison officer yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.

“Persiapan kami sudah mencapai tujuh puluh persen, tinggal membereskan beberapa persiapan teknis seperti perataan aspal di beberapa lokasi, dan penambahan peralatan pendukung seperti forklift untuk memudahkan mobilitas peserta,” ungkap Wakil Ketua Panitia KMHE, Triwahyu Hardianto. (iim)

]]>
Unej Perkuat Kapasitas Tenaga Kependidikan Dalam Menangani Kondisi Darurat Psikologis https://unej.ac.id/blog/2025/09/20/unej-perkuat-kapasitas-tenaga-kependidikan-dalam-menangani-kondisi-darurat-psikologis/ Sat, 20 Sep 2025 03:20:26 +0000 https://unej.ac.id/?p=175973 Jember, 20 September 2025

Universitas Jember (UNEJ) terus berkomitmen dalam menciptakan lingkungan kampus yang suportif dan responsif terhadap kebutuhan mental civitas akademikanya. Hari ini, Pusat Layanan Konseling dan Disabilitas (PLKD) LPMPP UNEJ sukses menyelenggarakan pelatihan Psychological First Aid (PFA) bagi 50 tenaga kependidikan dan petugas keamanan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama psikologis saat terjadi situasi darurat atau krisis mental di lingkungan kampus.

Acara diawali dengan laporan dari Koordinator PLKD, Prof. Tantut Susanto, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Kom., Ph.D., yang menekankan pentingnya peran seluruh staf dalam mendeteksi dan merespons kondisi Selenngkapnya…

]]>
LPH Universitas Jember Kantongi Akreditasi, Siap Percepat Sertifikasi Halal di Jawa Timur https://unej.ac.id/blog/2025/09/18/lph-universitas-jember-kantongi-akreditasi-siap-percepat-sertifikasi-halal-di-jawa-timur/ Thu, 18 Sep 2025 03:43:00 +0000 https://unej.ac.id/?p=175922 Jember, 18 September 2025
Universitas Jember (UNEJ) kini resmi memiliki Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang telah mendapatkan akreditasi dan siap beroperasi. Keberadaan LPH UNEJ ini menandai langkah penting kampus dalam mendukung program percepatan sertifikasi halal yang dicanangkan pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Ketua LPH UNEJ, Maria Belgis menjelaskan fungsi utama LPH UNEJ, “LPH UNEJ bertugas memeriksa produk, mulai dari bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga distribusi, agar sesuai standar halal. Namun keputusan fatwa halal tetap ditetapkan oleh MUI”, jelasnya.

Sebelum dapat beroperasi, LPH wajib menjalani proses akreditasi yang cukup ketat, mencakup kesiapan sistem, fasilitas, hingga kompetensi auditor. Setelah melalui tahapan tersebut, LPH UNEJ kini berstatus LPH Pratama dengan lingkup kerja di wilayah Jawa Timur.

Proses verifikasi dokumen LPH UNEJ oleh tim asesor dari BPJPH.

LPH UNEJ telah dapat melayani pemeriksaan untuk Pelaku Usaha yang bergerak dibidang makanan, minuman dan sembelihan. Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi pelaku usaha di daerah Jawa Timur, khususnya Jember dan sekitarnya, mengingat kebutuhan sertifikasi halal kian mendesak.

“Dulu, lembaga pemeriksa halal hanya LPPOM MUI. Namun sejak terbitnya regulasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014, universitas maupun organisasi masyarakat bisa mendirikan LPH. UNEJ sudah menginisiasi pendirian ini, dan kini setelah akreditasi, akhirnya bisa beroperasi dan dapat menerima customer,” ungkap Maria Belgis.

Sejak menjadi LPH Pratama, LPH UNEJ telah melakukan sejumlah program kerja, diantaranya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bekerja sama dengan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Lembaga Halal Center, BI, serta beberapa dinas di Kabupaten Jember dan Bondowoso. LPH UNEJ juga membuka stan pameran di Bondowoso untuk mengenalkan layanan pemeriksa halal dan mulai menerima permintaan penawaran dari Pelaku Usaha.

Untuk program kedepannya, LPH UNEJ telah merencanakan edukasi berkelanjutan tentang pentingnya kehalalan produk, termasuk kerja sama dengan LP2M UNEJ untuk sosialisasi ke sekolah, Industri Kecil dan menengah, dan masyarakat. “Kami ingin semua produk makanan dan minuman tersertifikasi halal agar konsumen merasa aman. Kesadaran masyarakat sangat penting, kalau konsumen memilih produk yang bersertifikat halal, pelaku usaha tentunya akan semakin peduli dengan kehalalan produknya,” ujar Maria.

Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Dr. H. Abd. Syakur, S.Ag., M.Si., bersama tim asesor BPJPH melakukan visitasi akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Universitas Jember (UNEJ).

Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan produknya agar bersertifikasi halal, prosedur yang dapat dilakukan melalui LPH UNEJ dapat dimulai dengan mendaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB), menyiapkan penanggung jawab penyelia halal, serta melengkapi dokumen yang tersedia pada sistem BPJH. Selanjutnya, pelaku usaha dapat memilih LPH UNEJ sebagai pemeriksa di platform resmi BPJPH. “Kami sudah menyiapkan website dan Instagram untuk memudahkan pelaku usaha mendapatkan informasi dan pendampingan,” tambah Maria.

UNEJ berharap peran LPH tidak hanya sekedar mempercepat sertifikasi halal tetapi juga menguatkan ekosistem halal di tingkat lokal. “Kami berharap pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat bersama-sama mendukung sertifikasi halal agar industry halal Indonesia semakin kompetitif,” tutup ketua LPH UNEJ, Maria Belgis. (qf)

#DiktisaintekBerdampak #UnejBerdampak #

]]>
UNEJ Berhasil Masuk Program Resona Saintek 2025 https://unej.ac.id/blog/2025/08/22/unej-berhasil-masuk-program-resona-saintek-2025/ Fri, 22 Aug 2025 10:06:29 +0000 https://unej.ac.id/?p=175444 Jember, 22 Agustus 2025
Universitas Jember (UNEJ) melalui Tim Kerja Humas, menjadi salah satu dari 30 perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil masuk Program Resona Saintek 2025. Program resona Saintek 2025 adalah program yang dilaksanakan oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek, Prof. Yudi Darma, melalui kegiatan webinar pada hari Jumat pagi (22/8/2025).

Menurut Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek, Program Resona Saintek 2025 adalah program yang bertujuan menguatkan peran perguruan tinggi sebagai jembatan antara saintek dan publik. Program ini mendorong diseminasi hasil riset dan inovasi secara terencana, serta mengarusutamakan isu saintek di ruang publik untuk memperluas pemahaman masyarakat.

“Selamat untuk Humas di tiga puluh perguruan negeri dan swasta yang lolos seleksi. Dari sekian ratus peserta hanya dua puluh persen saja yang berhasil bergabung pada Program Resona Saintek 2025,” tutur Prof. Yudi Darma.

Menurut Prof. Yudi Darma, program ini dilaksanakan karena pihaknya menilai selama ini hasil dan informasi riset terlalu teknis sehingga susah dipahami oleh masyarakat luas. Kedua, meningkatkan keterlibatan masyarakat pada konten tentang riset. Ketiga, menghilangkan persepsi bahwa riset hanya milik peneliti atau kampus saja, dan terakhir membangun ekosistem saintek di Indonesia.

Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek, Prof. Yudi Darma

Sementara itu menurut reviewer Program Resona Saintek 2025, Rifelly Dewi Astuti, Program Resona Saintek 2025 memposisikan Humas perguruan tinggi sebagai aktor dan ujung tombak diseminasi riset, yang dihasilkan oleh peneliti di kampus. Harapannya melalui Program Resona Saintek 2025 ini, hasil riset di kampus akan lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, sehingga muncul lebih banyak lagi ekosistem saintek.

“Jadi Humas perguruan tinggi ditantang membuat program kehumasan yang mengkampanyekan hasil riset para peneliti kampus melalui media yang dimiliki. Makin banyak pihak yang mengetahui, terlibat dan memanfaatkan hasil riset tadi, maka artinya kampanye tersebut dinilai berhasil,” jelas Rifelly Dewi Astuti.

reviewer Program Resona Saintek 2025, Rifelly Dewi Astuti memberikan ulasan

Keberhasilan ini disambut gembira oleh Wakil Rektor IV bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi UNEJ. Menurut Prof. Bambang Kuswandi, pihaknya sudah menyiapkan tema besar, yakni hasil-hasil penelitian kopi yang sudah dihasilkan oleh peneliti di Kampus Tegalboto. Pemilihan tema kopi didasarkan pada visi UNEJ yang mengusung inovasi di bidang pertanian industrial.

“Sudah banyak riset dan pengabdian kepada masyarakat terkait kopi yang dilakukan oleh peneliti dan dosen kami. Mulai dari hulu hingga hilir ada. Dengan keikutsertaan di Program Resona Saintek ini, kami berharap hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat terkait kopi tadi akan lebih membumi sehingga manfaatnya makin nyata di masyarakat,” kata Prof. Bambang Kuswandi. (iim)

#DiktisaintekBerdampak #Unejberdampak #Lain-lain

]]>
PUSAT LAYANAN DAN KEMITRAAN INTERNASIONAL – LPMPP MEMBERIKAN PENGENALAN DAN ORIENTASI BAGI MAHASISWA ASING MENYAMBUT SEMESTER BARU https://unej.ac.id/blog/2025/08/20/pusat-layanan-dan-kemitraan-internasional-lpmpp-memberikan-pengenalan-dan-orientasi-bagi-mahasiswa-asing-menyambut-semester-baru/ Wed, 20 Aug 2025 16:19:32 +0000 https://unej.ac.id/?p=175413 Jember, 20 Agustus 2025

Pusat Layanan dan Kemitraan Internasional (PLKI) – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), Universitas Jember (UNEJ) mengadakan agenda evaluasi dan orientasi mahasiswa asing baru dalam rangka menyambut semester gasal tahun akademik 2025/2026 (20/8). Kegiatan ini dihadiri mahasiswa internasional dari berbagai negara yaitu Sudah, Thailand, Aljazair, dan Pakistan yang sedang menempuh studi di Universitas Jember. Acara ini bertujuan untuk Baca Selengkapnya…

]]>
SEMARAKKAN HUT RI KE-80, LPMPP ADAKAN TASYAKURAN DAN LOMBA MERIAH https://unej.ac.id/blog/2025/08/17/semarakkan-hut-ri-ke-80-lpmpp-adakan-tasyakuran-dan-lomba-meriah/ Sun, 17 Aug 2025 12:15:20 +0000 https://unej.ac.id/?p=175380 Jember, 17 Agustus 2025

Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Jember menggelar peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2025), dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung semarak dan penuh kebersamaan. Setelah pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT-RI ke-80 bersama seluruh sivitas akademika Universitas Jember di halaman Kantor Pusat dimana Rektor Universitas Jember bertindak selaku pembina upacara, Keluarga besar  LPMPP Baca Selengkapnya…

]]>
Senator UNEJ dan POLINEMA Berdiskusi, Bahas Manajemen Resiko Hingga Pencegahan Fraud https://unej.ac.id/blog/2025/08/14/senator-unej-dan-polinema-berdiskusi-bahas-manajemen-resiko-hingga-pencegahan-fraud/ Thu, 14 Aug 2025 13:34:40 +0000 https://unej.ac.id/?p=175353 Jember, 14 Agustus 2025
Universitas Jember (UNEJ) terus membangun jejaring sekaligus kerja sama dengan sesama perguruan tinggi. Kali ini melalui Senat UNEJ, menerima kunjungan Senat Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) di ruang aula lantai II gedung rektorat (14/8/2025). Kunjungan kali ini dalam rangka berdiskusi mengenai tugas, pokok dan fungsi senat perguruan tinggi, terutama pertimbangan senat dalam manajemen risiko hingga pencegahan fraud (kecurangan).

Menurut Ketua Senat UNEJ, Andang Subaharianto, kunjungan kali ini menjadi wahana saling belajar dan bertukar pengalaman sebab dirinya merasa Senat UNEJ juga harus terus berbenah. Apalagi Senat UNEJ baru bertranformasi setelah UNEJ berubah dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berstatus Badan Layanan Umum (BLU) pada tahun 2020, setelah sebelumnya masih berstatus PTN Satuan Kerja.

Ketua Senat UNEJ menyampaikan paparan

Walaupun masih terbilang muda, Senat UNEJ sudah banyak menghasilkan produk, seperti 4 peraturan senat, mengeluarkan 109 pertimbangan kenaikan jabatan Lektor Kepala serta 43 pertimbangan kenaikan jabatan Guru Besar. Senat UNEJ juga rutin melaksanakan fungsi pengawasan dengan menggelar sidang menyesuaikan permasalahan yang terjadi di lapangan, termasuk melibatkan anggota senat lintas komisi.

“Semisal saat ini kami di UNEJ menghadapi kasus pencurian kendaraan bermotor yang dialami oleh mahasiswa peserta program KKN Kolaboratif di Lumajang. Maka Senat UNEJ pun turun melakukan pengawasan untuk memastikan ada solusi, agar risiko bisa ditekan seminim mungkin,” ujar Andang Subaharianto.

diskusi antara Senat POLINEMA dengan Senat dan SPI UNEJ

Bentuk-bentuk pengawasan oleh Senat UNEJ juga dilakukan melalui sidang pleno di setiap akhir semester. Menurut Andang Subaharianto, sidang pleno menjadi ajang diskusi membahas permasalahan secara terpelajar sebab diskusi tersebut dilakukan di forum resmi yang tercatat sampai kemudian melahirkan solusi. Hasil rekomendasi senat juga akan diwujudkan dalam kebijakan UNEJ.

Sementara itu Ketua Senat POLINEMA, Ahmad Zaini menyampaikan kunjungan ke kampus Tegalboto dilakukan dalam rangka menimba pengalaman Senat UNEJ dalam menjalankan tugas, pokok dan fungsinya. Apalagi setiap perguruan tinggi memiliki tantangan dan keunikannya masing-masing. “Selain bertujuan berdiskusi dalam rangka menimba ilmu dan pengalaman, kami berharap melalui kunjungan ini akan mempererat kerja sama yang memang sudah terjalin,” kata Ahmad Zaini.

Ketua Senat UNEJ menyerahkan cindera mata kepada Ketua Senat POLINEMA (kiri)

Dalam diskusi, beberapa topik diskusi yang muncul semisal bagaimana membangun manajemen risiko, pencegahan fraud pada pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), kerja sama dengan pihak eksternal yang berpotensi memberikan keuntungan dan sebagainya. Selain dihadiri oleh ketua dan sekertaris Senat UNEJ, pertemuan dengan Senat POLINEMA juga diikuti oleh para anggota Komisi C Senat UNEJ beserta ketua dan sekertaris Satuan Pengawasan Internal (SPI) UNEJ. (iim)

#DiktisainterBerdampak #UnejBerdampak #SenatUnej

]]>
Ketua KOMNAS HAM RI Bikin “Pengakuan Dosa” di Kampusnya https://unej.ac.id/blog/2025/08/08/ketua-komnas-ham-ri-bikin-pengakuan-dosa-di-kampusnya/ Fri, 08 Aug 2025 15:22:35 +0000 https://unej.ac.id/?p=175267 Jember, 8 Agustus 2025
Ada yang menarik saat Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM RI) mengunjungi almamaternya, Universitas Jember (UNEJ). Hari Jumat pagi (8/8/2025) dia mengunjungi kampus Tegalboto dalam rangka menandatangani perpanjangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding, MoU) dengan UNEJ. Juga menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Hukum, FISIP dan Fakultas Ilmu Budaya.

Di hadapan Rektor dan pimpinan lainnya, Anis Hidayah membuat “pengakuan dosa”. Menurutnya saat kuliah di UNEJ, ada dua tempat yang menjadi lokasi baginya menghabiskan waktu selain tentunya kuliah. Satu di jalanan Jember, kedua di perpustakaan. Sebagai mahasiswa yang uang jajannya mepet, Anis muda menjadikan perpustakaan UNEJ sebagai sumber mencari referensi. Maklum, setiap bulannya dirinya hanya mampu beli dua buku. Padahal setiap bulannya, alumnus mahasiswa Fakultas Hukum (FH) angkatan 1995 ini bisa membaca sepuluh buku bahkan lebih.

Ketua KOMNAS HAM RI, Anis Hidayah yang juga alunus FH UNEJ

“Saya ingin membuat pengakuan dosa, jika ada buku di perpustakaan UNEJ yang halamannya hilang, itu kemungkinan saya yang ambil,” tutur Anis Hidayah yang langsung disambut tawa hadirin. Namun buru-buru Anis Hidayah mengatakan bahwa apa yang dilakukannya tidak benar, sebab berarti melanggar Hak Asasi Manusia mahasiswa lainnya untuk mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan.

Bagi Anis Hidayah yang asli Bojonegoro, tanah Jember menjadi kawah candradimuka baginya untuk belajar, mencintai dan kemudian bersetia kepada penegakan HAM. Menurut penghobi berkebun ini, Jember adalah laboratorium beragam masalah sosial dan tentunya perkara HAM. Mulai dari konflik agraria, buruh migran hingga perlindungan kepada kelompok marjinal.

“Selama tiga puluh tiga tahun KOMNAS HAM RI berdiri, konflik agraria mendominasi. Termasuk wilayah Tapal Kuda menjadi salah satu penyumbang kasus konflik tanah. Bahkan kasus konflik tanah Jenggawah itu menjadi signature kasus HAM yang terkait dengan tanah,” ungkapnya.

Anis Hidayah bertemu kawan satu kost, yang kini menjadi Dekan FISIP UNEJ, Suyani Indriastuti

Rekam jejak dan kiprah Anis Hidayah mendapatkan apresiasi dari Rektor UNEJ. Menurut Iwan Taruna, sosok Anis Hidayah adalah salah satu alumnus UNEJ berprestasi. Dirinya berharap akan ada Anis Hidayah baru yang muncul dari kampus UNEJ melalui beragam kerja sama yang dilaksanakan dengan KOMNAS HAM RI. Oleh karena itu dirinya mendukung penuh perpanjangan MoU dan kerja sama yang digelar pagi ini.

Di akhir pertemuan, Anis Hidayah berharap mahasiswa dan lulusan UNEJ memiliki bekal moral, etik dan perspektif HAM yang baik, selain memiliki kemampuan IPTEK sesuai latar belakang pendidikannya. Sebab penegakan HAM harus menjadi kepedulian semua pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Karena relasi kemanusiaan berlaku seumur hidup, maka penting menumbuh kembangkan perspektif HAM sejak awal, termasuk bagi mahasiswa kita, yang dua puluh atau tiga puluh tahun lagi bakal memimpin Indonesia,” ungkap Anis Hidayah yang gembira bisa bertemu kawan satu kost saat kuliah dulu, yakni Dekan FISIP, Suyani Indriastuti. (iim)

]]>