snpmb – Universitas Jember https://unej.ac.id Working in Harmony, Nurturing the Future Thu, 12 Mar 2026 03:53:00 +0000 en-US hourly 1 https://unej.ac.id/wp-content/uploads/2023/09/cropped-maskable-unej-icon-1-32x32.png snpmb – Universitas Jember https://unej.ac.id 32 32 ALBUM AKREDITASI UNIVERSITAS JEMBER TAHUN 2025 https://unej.ac.id/blog/2026/03/09/akreditasi-unej-2025-2/ Mon, 09 Mar 2026 03:50:38 +0000 https://unej.ac.id/?p=178433 SNPMB 2026 https://unej.ac.id/blog/2025/12/17/snpmb-2026/ Wed, 17 Dec 2025 01:16:03 +0000 https://unej.ac.id/?p=177417 VERIFIKASI DAN REGISTRASI CALON MAHASISWA BARU UNIVERSITAS JEMBER JALUR SELEKSI NASIONAL BERDASARKAN PRESTASI (SNBP) TAHUN 2025 https://unej.ac.id/blog/2025/03/18/verifikasi-snbp-2025/ Tue, 18 Mar 2025 08:15:04 +0000 https://unej.ac.id/?p=173536 SNPMB UNEJ 2025 https://unej.ac.id/blog/2025/01/08/snpmb-2025-unej/ Wed, 08 Jan 2025 05:42:16 +0000 https://unej.ac.id/?p=172598 Kupas Tuntas 3 Prodi FT UNEJ: Buat Mesin Pengolah Kopi dan Kapal Fiber https://unej.ac.id/blog/2024/02/23/168883/ Fri, 23 Feb 2024 11:20:46 +0000 https://unej.ac.id/?p=168883 Jember, 22 Februari 2024
Universitas Jember menggelar podcast pengenalan program studi yang kali ini mengundang tiga Koordinator Program Studi (Koprodi) Fakultas Teknik yang bertempat di rektorat kampus Tegalboto Rabu (21/02). Podcast tersebut membahas tentang tiga prodi baru yaitu program studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Teknik Konstruksi Perkapalan dan Teknik Kimia.

(dari kiri) Boy Arief Fachri Koprodi Teknik Kimia, Sumarji Koprodi Teknik Konstruksi Perkapalan, dan Robertus Sidartawan Koprodi Rekayasa Perancangan Mekanik, dan Muhammad Nurul Muflikhin (host)

Podcast dipandu oleh Muhammad Nurul Muflikhin, mahasiswa berkarya Universitas Jember. Ketiga koprodi menjelaskan profil masing-masing program studi, berawal dari prodi Rekayasa Perancangan Mekanik yang dikoordinatori oleh Robertus Sidartawan. Prodi ini sebenarnya bukan tergolong prodi baru dikarenakan telah berdiri sejak tahun 1999, namun pada sejak itu masih jenjang diploma tiga dan sejak tahun 2022 baru transisi menjadi jenjang diploma empat.

 

“Sebenarnya prodi ini bukan sama sekali prodi baru, tetapi berawal dari D3 Teknik Mesin yang berdiri tahun 1999 dan tahun 2022 tepatnya 10 Maret 2022 bertransformasi menjadi D4 atau vokasi. Sehingga otomatis D3 pada waktu itu yaitu angkatan 2020 dan 2021 menjadi angkatan pertama D4 Rekayasa Perancangan Mekanik.” ujar Robertus Sidartawan.

Robertus Sidartawan Koprodi Rekayasa Perancangan Mekanik

Dia juga menjelaskan tentang vokasi bahwa D4 atau sarjana terapan itu setara dengan jenjang sarjana atau S1. Namun pada vokasi sendiri lebih fokus terhadap praktik untuk meningkatkan keterampilan khusus pada bidang tertentu. “Perlu diketahui bahwa vokasi atau D4 itu sebenarnya setara dengan S1 di bidang akademik, tetapi untuk D4 lebih fokus terhadap praktik dalam bidang tertentu. Kebetulan pada prodi kami lebih fokus terhadap merancang sebuah mesin,” jelasnya.

 

Adapun program unggulannya yaitu tentang pembuatan produk berupa mesin teknologi pertanian dan salah satunya mesin proses pengolahan kopi. ”Melihat dari visi-misi UNEJ program unggulan kami hampir sama yaitu tentang pertanian yang mana dalam hal itu salah satunya pembuatan mesin proses kopi dari sejak petik kopi hingga jadi. Kebetulan di Jember sendiri banyak komunitas kopi sehingga hal ini dapat bekerja sama dengan kami.” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, Sumarji Koprodi Teknik Konstruksi Perkapalan menjelaskan bahwa prodi ini di bawah naungan jurusan Teknik Mesin yang berdiri sejak tahun 2018. Adapun pembelajarannya mencakupi perancangan kapal, hidrodinamika kapal, material kapal, konstruksi serta pembangunannya. Pada prodi ini tidak hanya merancang kapal besar namun juga merancang kapal pesiar dan kapal penangkap ikan dengan bahan pembuatannya dari non logam, fiber, dan kayu.

Sumarji Koprodi Teknik Konstruksi Perkapalan

“Kalau adik-adik nanti memasuki prodi Teknik Konstruksi Perkapalan ini akan dididik yaitu tentang bagaimana cara mendesain kapal, membuat konstruksi, membuat rancang bangun kapal, dan juga bisa belajar tentang bagaimana menahan ombak atau hidrodinamika dari kapal dengan pemilihan material kapal, produksi, dan pembangunannya.” ungkapnya.

 

Pada lulusan prodi ini sudah banyak para mahasiswanya yang telah kerja di perusahaan kapal dikarenakan di Indonesia sendiri prodi ini masih sedikit sehingga peluang untuk mendapatkan kerja itu besar. “Prodi ini lahir sejak tahun 2018 dan alhamdulillah mahasiswa lulusannya sudah banyak mendapatkan kerja dengan waktu kisaran satu bulan setelah wisuda sudah ada yang mendapatkan kerja, jadi hitungannya cepat dan juga prodi ini masih tergolong sedikit di Indonesia sehingga peluangnya besar untuk cepat mendapatkan pekerjaan. Jadi tidak khawatir jika masuk prodi ini,” tambahnya.

 

Tidak kalah menarik dengan beberapa prodi sebelumnya, prodi Teknik Kimia juga mempunyai beberapa profil yang unggul dibidang Kimia. Boy Arief Fachri selaku Koprodi Teknik Kimia menjelaskan pada podcast bahwasanya prodi ini berdiri sejak tahun 2017. Adapun fokus belajarnya tentang pengolahan bahan alam menjadi produk yang lebih berguna untuk kehidupan dan pada prodi tersebut juga merancang alat dan prosesnya bahkan bisa membuat konsep perancangan pabrik bahan kimia.

Boy Arief Fachri Kaprodi Teknik Kimia

“Prodi Teknik Kimia ini lebih fokus terhadap pengolahan bahan menjadi produk yang berguna bagi kehidupan atau biomassa seperti contohnya mengambil minyak dari biji-bijian menjadi biodiesel bahan bakar dan juga kita bisa menghasilkan produk di bidang kesehatan. Seperti kita mengekstraksi bahan aktif dari tumbuhan baik di daratan maupun di lautan menjadi produk yang mempunyai nilai jual tinggi dibidang pangan atau kesehatan,” ungkapnya.

 

Pada ketiga prodi tersebut ternyata memiliki beberapa fasilitas yang semuanya hampir sama yaitu di antaranya laboratorium, ruang kelas ber-AC, parkiran luas, kantin yang memadai serta terdapat fasilitas non akademik seperti UKM Ormawa, jadi para mahasiswa dapat menyalurkan bidangnya melalui beberapa kegiatan pada UKM Ormawa tersebut. (dil/adi)

]]>
Mengulik 3 Prodi Faperta UNEJ: Tak Hanya Manusia, Tanaman Pun Punya Dokter https://unej.ac.id/blog/2024/02/20/mengulik-3-prodi-faperta-unej-tak-hanya-manusia-tanaman-pun-punya-dokter/ Tue, 20 Feb 2024 00:22:45 +0000 https://unej.ac.id/?p=168801 Jember, 20 Februari 2024
Universitas Jember gelar kembali podcast yang mengusung tema “Mengulik Tentang 3 Program Studi di Fakultas Pertanian” bertempat di gedung rektorat kampus Tegalboto Senin (19/02). Tiga narasumber yang hadir berasal dari Fakultas Pertanian yaitu Setiyono Koordinator Prodi Ilmu Pertanian Perkebunan, Syaifuddin Hasjim Koordinator Prodi Proteksi Tanaman, serta Lenny Widjayanti Koordinator Prodi Penyuluhan Tanaman. Rokhmad Hidayanto memandu podcast sebagai host.

(dari kiri) Lenny Widjayanti Koprodi Penyuluhan Tanaman, Syaifuddin Hasjim Koprodi Proteksi Tanaman, Setiyono Koprodi Ilmu Pertanian Perkebunan, dan Rokhmad Hidayanto

 

Demi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih unggul dan prestasi di bidang pertanian, Syaifuddin Hasjim menjelaskan profil prodi Proteksi Pertanian bahwasanya prodi yang mendalami ilmu tentang kesehatan sebuah tanaman. Bak manusia, tanaman pun perlu diperhatikan kesehatannya.

“Prodi Proteksi Pertanian ini ibaratkan seperti prodi ilmu kedokteran, jika ilmu kedokteran merawat manusia maka pada Proteksi Pertanian ini mempelajari bagaimana cara merawat sebuah tanaman. Cakupan ilmu yang harus dipelajari ialah ilmu tanah, ilmu agronomi dan sosial ilmu pertanian.” ungkapnya.

Syaifuddin Hasjim juga memaparkan profil lulusan bagi para mahasiswanya yaitu diantaranya konsultan di bidang perlindungan tanaman dan tenaga pendidik. “Yang pertama itu sebagai konsultan. Konsultan bidang perkebunan, perlindungan tanaman, serta tenaga pendidik.”


Syaifuddin Hasjim, Koprodi Proteksi Tanaman

Selain dokternya tanaman, Fakultas Pertanian juga memiliki prodi Penyuluhan Pertanian didirikan sejak tahun 2017 dan baru menerima mahasiswa baru pada satu tahun setelahnya. Pada saat itu prodi tersebut masih mempunyai 33 mahasiswa dan seiring berjalannya waktu saat ini telah mencapai 240 mahasiswa.

“Kami mendapatkan SK dari pemerintah pada tahun 2017 untuk membuka prodi baru. Tetapi kami baru bisa menerima mahasiswa baru pada tahun 2018, itupun mahasiswanya masih berjumlah 33 mahasiswa dan hanya satu kelas.” ungkap Koprodi Penyuluhan Pertanian, Lenny Widjayanti.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat beberapa pengalaman bagi para lulusan prodi Penyuluhan Pertanian di antaranya sebagai penyuluh, pengembang masyarakat, wirausaha dan peneliti. “Banyak mahasiswa kami yang sudah bekerja di perusahaan swasta sebagai penyuluh, berwirausaha serta peneliti.” tambahnya.

 

Lenny Widjayanti, Koprodi Penyuluhan Tanaman

Tidak kalah menarik dengan kedua prodi di atas, prodi Ilmu Pertanian Perkebunan berdiri pada tahun 2017 didukung oleh beberapa dosen ahli dari gelar magister sampai doktor. Prodi ini merupakan pembeda dengan prodi yang lain, karena ilmu penekanannya berada pada bidang perkebunan.

“Prodi ini merupakan pembeda dari beberapa prodi lain, sebab ilmu-ilmu yang dipelajarinya merupakan ilmu yang mendalami dan menekankan para mahasiswanya untuk belajar ilmu di bidang perkebunan.” ujar Setiyono pada podcast.

Setiyono pun mengaku bahwa banyak mahasiswanya yang setelah lulus cepat mendapatkan pekerjaan. “Kami mendapatkan beberapa laporan dari mahasiswa kami, bahwasanya mereka sangat cepat mendapatkan kerja. Ada yang satu minggu setelah wisuda sudah dapat kerja, jadi hitungannya cepat. Berbagai profesi tersebut antaranya adalah asisten tanaman perkebunan, konsultan usaha perkebunan, peneliti usaha perkebunan, penyuluh, tenaga pengajar di sekolah formal dan pelaku usaha bidang perkebunan.”

Setiyono, Koprodi Ilmu Pertanian Perkebunan

Ketiga prodi yang berada di bawah naungan Fakultas Pertanian ini memiliki fasilitas yang lengkap sebagai penunjang kegiatan pembelajaran. Seperti laboratorium, ruang kelas, auditorium, ruang baca, green house, kebun percobaan yang luas, fasilitas olahraga, kegiatan UKM Ormawa, fasilitas kesehatan, layanan transportasi, dan koperasi mahasiswa. Beberapa sarana itu aktif dipakai para mahasiswa untuk menunjang pembelajarannya.

Tidak hanya itu, meskipun ketiga tergolong prodi baru namun memiliki beberapa prestasi di antaranya mahasiswa sebagai duta kopi nasional, duta peduli sejaran nasional, juara satu E-Sport MLBB Akompeni, juara satu Futsal PORMABA UNEJ 2023, peraih medali silver dalam acara Cerdas Cermat Event Hunter Indonesia, terbaik pertama paralel tiga KMMI IPB dan lain-lain. Untuk dosen juga memiliki beberapa prestasi diantaranya asesor pertanian organik nasional dari BNSP, asesor BKD, dan asesor sertifikasi dosen. (dil/adi)

]]>
Mau Aman, Jangan Lintas Jurusan https://unej.ac.id/blog/2024/02/16/mau-aman-jangan-lintas-jurusan/ Fri, 16 Feb 2024 09:35:00 +0000 https://unej.ac.id/?p=168799 Jember, 16 Februari 2024
Universitas Jember gelar podcast seputar Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang bertempat di gedung rektorat kampus Tegalboto (16/02). Podcast dihadiri oleh Prof. Slamin selaku Wakil Rektor Bidang Akademik sebagai narasumber dan Iim Fahmi Ilman atau yang lebih akrab disapa Cak Iim sebagai host.

Podcast membahas tentang SNPMB khususnya pada Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), demi menyalurkan wawasan kepada para siswa khususnya yang akan masuk perguruan tinggi ditahun 2024 dikarenakan pendaftarannya telah dibuka pada (14/02). Diharapkan para siswa yang akan mendaftar di perguruan tinggi khususnya di UNEJ dapat memahami peluang, tata cara dan wawasan tentang jalur masuk SNBP ini.

Pada jalur masuk SNBP pada tahun ini tidak ada perbedaan dengan tahun lalu yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Negeri (SNMPTN), sistem seleksinya sama menggunakan nilai rapot dan berbagai prestasi siswa. “Tidak ada perbedaan dalam sistem seleksinya. Sama-sama menggunakan nilai rapot dan beberapa prestasi yang dimiliki oleh siswa, hanya saja yang berbeda itu di Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) terdapat beberapa perbedaan di jalur itu dengan seleksi tahun lalu,” tutur Prof. Slamin dalam podcast. 

Prof. Slamin Wakil Rektor Bidang Akademik

Dalam jalur masuk SNBP ini terdapat beberapa faktor peluang yang mempengaruhi kelulusan siswa, di antaranya seperti nilai rapot, nilai mata pelajaran pendukung dan sertifikat prestasi. Pada seleksi ini pihak kampus akan memberlakukan adil dalam menyeleksi misalnya pada siswa yang mendaftarkan lintas jurusan alias linjur, akan menerapkan faktor koreksi. Yaitu nilai rapot dan nilai mata pelajaran pendukung akan dikalikan dengan faktor koreksi.

“Untuk siswa yang lintas jurusan kita akan menerapkan faktor koreksi. Misalkan ada siswa program sains akan mendaftar di soshum atau sebaliknya pada nilai rata-rata rapot dan mata pelajaran pendukung itu akan kita kalikan dengan faktor koreksi entah itu 0,9 dan sebagainya. Tergantung dari masing-masing perguruan tinggi,” jelasnya.

Selain itu Prof. Slamin manambahkan bahwa pada tahun 2024 dijalur SNBP UNEJ akan menerima 2.235 siswa yang daftar dijalur tersebut dan untuk faktor alumni bagi para siswa pendaftar itu tidak berlaku. “Di tahun ini di SNBP yang ingin kita terima itu ada 2.235 dari 8.550 atau 26 persen dari daya tampung UNEJ pada tahun 2024 dan untuk faktor alumni itu tidak ada, justru di SNBP ini kami ingin merangkul mahasiswa lulusan SMA dari seluruh penjuru tanah air dengan ketentuan yang berlaku tadi,” ujarnya.

Prof. Slamin Wakil Rektor Bidang Akademik bersama Cak Iim UNEJ

Pada akhir-akhir podcast, host membuka pertanyaan untuk para penonton khususnya bagi para siswa yang akan daftar di perguruan tinggi, adapun pertanyaan tersebut langsung ditanyakan pada kolom komentar live dan dijawab langsung oleh Prof. Slamin. Adapun podcast tersebut tayang langsung di akun official Instagram dan Youtube UNEJ. (adi)

]]>
Peserta Wajib Perhatikan Aturan Baru SNPMB 2024 https://unej.ac.id/blog/2024/01/16/peserta-wajib-perhatikan-aturan-baru-snpmb-2024/ Tue, 16 Jan 2024 03:54:49 +0000 https://unej.ac.id/?p=168087 Jember, 16 Januari 2024

Pendaftaran mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2024 telah resmi dibuka. Tidak sama dengan tahun sebelumnya pelaksanaan SNPMB 2024 tidak lagi mengacu pada Permendikbud Nomor 48 Tahun 2022 namun sudah diperbarui menggunakan Permendikbud Nomor 62 Tahun 2023. Terdapat beberapa perubahan kebijakan untuk pelaksanaan seleksi tersebut namun untuk jalur masuk penerimaan ini masih sama seperti sebelumnya terdapat dua jalur yang dapat diikuti secara nasional, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Salah satu bentuk perubahan ketentuan penerimaan terletak pada siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024, SNBP 2023 dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 tidak dapat mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024. Hal ini berkaitan dengan banyaknya kuota yang terbuang dikarenakan calon mahasiswa yang diterima tidak lagi melanjutkan ke perguruan tinggi penerima.

Kemudian perubahan selanjutnya adalah siswa yang dinyatakan lulus seleksi jalur SNBP 2024 dan peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur SNBT 2024 serta telah melakukan daftar ulang atau registrasi di PTN yang dituju tidak dapat mendaftar seleksi Jalur Mandiri di PTN manapun. Berbeda dengan tahun sebelumnya siswa yang lolos SNBP dan SNBT diperbolehkan mendaftar melalui jalur mandiri hal ini dimaksudkan untuk mencegah adanya kursi kosong yang disebabkan karena calon mahasiswa yang lolos SNBP dan SNBT memilih PTN lain ketika berhasil lolos jalur mandiri. Padahal banyak siswa-siswi lain yang berebut untuk bisa mendapatkan kursi di PTN tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jember, Prof. Slamin mengemukakan, “Kebijakan ini sangat bagus sehingga calon mahasiswa baru harus betul-betul mempertimbangkan pilihan program studi yang dituju. Kebijakan ini juga memberikan peluang bagi peserta agar dapat diterima di Perguruan Tinggi karena kuota yang seharusnya terisi jadi tidak terisi.”

Lebih lanjut Prof. Slamin juga memaparkan bahwa calon mahasiswa baru perlu mempertimbangkan secara matang program studi dan perguruan tinggi yang akan dipilih sebelum mendaftar sehingga setelah diterima tidak berubah pikiran. Memilih program studi yang memang sesuai dengan minat dan kemampuannya, tidak terpengaruh teman-teman atau orang lain. UTBK dan Ujian Mandiri disiapkan secara serius dengan rajin belajar dan berdoa, terutama jika belum diterima melalui jalur SNBP.

“Untuk para orang tua, serahkan pilihan kepada anak-anaknya karena yang mau kuliah mereka dan yang lebih tahu minat dan kemampuannya adalah mereka sendiri. Orang tua harus mendukung dan merestui pilihan anaknya serta mendoakannya.” imbuhnya.

Semua program studi di UNEJ memberikan kesempatan yang besar bagi semua calon mahasiswa baru, yang penting calon mahasiswa baru harus mampu mengukur kemampuan dirinya dan menyesuaikan dengan daya tampung program studi dan prediksi jumlah peminatnya. Data ini bisa dilihat secara terbuka melalui website SNPMB atau Perguruan Tinggi tujuan, termasuk jumlah peminat tahun-fahun sebelumnya. (dil)

]]>
VERIFIKASI DAN REGISTRASI CALON MAHASISWA BARU UNIVERSITAS JEMBER JALUR SELEKSI NASIONAL BERDASARKAN TES (SNBT) TAHUN 2023 https://unej.ac.id/blog/2023/06/20/verifikasi-dan-registrasi-snbt-tahun-2023/ Tue, 20 Jun 2023 09:54:45 +0000 https://unej.ac.id/?p=164826 Pengumuman Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Universitas Jember 2023 https://unej.ac.id/blog/2023/06/20/pengumuman-seleksi-nasional-berbasis-tes-snbt-universitas-jember-2023/ Tue, 20 Jun 2023 08:34:12 +0000 https://unej.ac.id/?p=164833