Search Results for “wisuda” – Universitas Jember https://unej.ac.id Working in Harmony, Nurturing the Future Mon, 09 Mar 2026 03:35:02 +0000 en-US hourly 1 https://unej.ac.id/wp-content/uploads/2023/09/cropped-maskable-unej-icon-1-32x32.png Search Results for “wisuda” – Universitas Jember https://unej.ac.id 32 32 Wisuda Periode IX Tahun Akademik 2025/2026 https://unej.ac.id/event/wisuda-periode-ix-tahun-akademik-2025-2026/ Fri, 17 Apr 2026 23:00:00 +0000 https://unej.ac.id/?post_type=tribe_events&p=178398 Pengumuman Pelaksanaan Wisuda Periode IX Tahun Akademik 2025/2026 https://unej.ac.id/blog/2026/03/06/pengumuman-pelaksanaan-wisuda-periode-ix-tahun-akademik-2025-2026/ Fri, 06 Mar 2026 07:11:20 +0000 https://unej.ac.id/?p=178362 Wisuda P9

(unduh pengumuman)

(unduh Tata Tertib)

]]>
Wisuda Periode VIII UNEJ: Kisah Nadiya, Calon Dokter Gigi yang Melawan Keterbatasan Ekonomi Demi Wujudkan Mimpi Orang Tua https://unej.ac.id/blog/2026/02/07/wisuda-periode-viii-unej-kisah-nadiya-calon-dokter-gigi-yang-melawan-keterbatasan-ekonomi-demi-wujudkan-mimpi-orang-tua/ Sat, 07 Feb 2026 12:41:31 +0000 https://unej.ac.id/?p=178092 Jember, 7 Februari 2026

Universitas Jember (UNEJ) kembali mencetak lulusan-lulusan unggul melalui upacara Wisuda Periode VIII Tahun Akademik 2024/2025 yang diselenggarakan di Gedung Auditorium, Sabtu (07/02/2026). Momentum sakral ini menjadi bukti komitmen UNEJ dalam melahirkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi bangsa.

Di antara deretan wisudawan pada periode ini, sosok Nadiya Ayu Sekar Kinari mencuri perhatian. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) angkatan 2021 ini berhasil mencuat sebagai salah satu lulusan terbaik dengan capaian IPK tertinggi.

Nadiya bukan sekadar “kutu buku”. Di tengah padatnya kurikulum kedokteran gigi, ia aktif di berbagai organisasi seperti BEM FKG, UKM Lisma, Insisivus, hingga menjadi pengurus nasional di Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia (PSMKGI) periode 2022–2024.

Nadiya Ayu Sekar Kinari, wisudawan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNEJ periode VIII di Auditorium UNEJ, Sabtu (07/02/2026)

Di balik capaian akademik yang membanggakan, Nadiya juga mengungkap bahwa dukungan keluarga menjadi sumber motivasi terbesar untuk terus bertahan. Keluarga, khususnya kedua orang tua, memiliki peran besar dalam perjalanan akademik Nadiya. Meski menghadapi tantangan ekonomi dan memiliki tanggungan keluarga yang tidak sedikit, orang tua Nadiya selalu berusaha memberikan fasilitas terbaik seperti alat-alat pendukung yang mahal demi kelancaran studinya.

Baca juga : Kisah Nadiya, Wisudawan UNEJ dan Calon Dokter Gigi yang Jadi Lulusan Terbaik

Kedua orang tuanya bekerja sebagai pegawai swasta dengan jarak yang bisa memisahkan keluarga setiap harinya. Sang ayah harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dari rumah mereka di Bandung untuk bekerja, sementara ibunya kerap bertugas ke luar kota bahkan luar pulau, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera sehingga Nadiya hanya bisa bertemu mereka seminggu sekali. Kondisi tersebut membuat waktu kebersamaan keluarga menjadi terbatas, namun tidak mengurangi komitmen orang tua Nadiya dalam mendukung pendidikan anak-anaknya.

Selain harus membagi jarak dan waktu, keluarga Nadiya juga dihadapkan pada tantangan ekonomi. Saat itu, keluarganya masih tinggal di rumah kontrakan dengan biaya sewa yang terus meningkat setiap tahunnya, terlebih di tengah biaya hidup kota Bandung yang tidak murah. Dengan empat anak yang masih menempuh pendidikan—dua di antaranya masih duduk di bangku sekolah dasar—beban ekonomi menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua Nadiya. Meski demikian, kedua orang tuanya tidak pernah membiarkan keterbatasan menjadi alasan untuk menyerah.

“Sebagai anak pertama, saya tahu betul kesulitan mereka membiayai empat anaknya yang semuanya masih bersekolah. Orang tua selalu melarang kami memikirkan biaya jika itu menyangkut biaya sekolah atau kuliah. Mereka selalu mengatakan biaya sekolah pasti akan dicarikan berapapun itu. Sebagai anak, hal yang bisa kita balas adalah dengan memberikan yang terbaik dan hasil yang baik, supaya kerja keras mereka tidak sia sia,” ungkapnya.

Nadiya Ayu Sekar Kinari, wisudawan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNEJ periode VIII bersama kedua orang tuanya di Auditorium UNEJ, Sabtu (07/02/2026)

Bagi Nadiya, pengorbanan tersebut kerap menghadirkan dilema emosional. Ia mengaku sering merasa berat bahkan tak ragu meneteskan air mata saat harus meminta biaya untuk kebutuhan kuliah. Namun, orang tuanya selalu menegaskan agar anak-anak tidak pernah merasa terbebani oleh persoalan biaya pendidikan. Sikap tersebut justru menumbuhkan rasa tanggung jawab dan tekad kuat dalam diri Nadiya untuk membuktikan bahwa setiap pengorbanan orang tuanya tidak akan sia-sia.

Nadiya meninggalkan pesan untuk mahasiswa yang saat ini masih menempuh studi, “Tidak semua yang kita harapkan dapat kita raih, tetapi percayalah semua usaha yang kita lakukan tidak akan mengkhianati kita. Semua yang kita dapatkan adalah yang terbaik yang tuhan berikan untuk kita. Jangan pernah patah semangat, terus berusaha menjadi yang terbaik yang bisa kita lakukan,” pungkasnya.(dil/ajf)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Rektor Harapkan Lulusan UNEJ Tetap Jadi Mahasiswa Seumur Hidup https://unej.ac.id/blog/2026/02/07/rektor-harapkan-lulusan-unej-tetap-jadi-mahasiswa-seumur-hidup/ Sat, 07 Feb 2026 06:41:35 +0000 https://unej.ac.id/?p=178099 Jember, 7 Februari 2026

Universitas Jember (UNEJ) melaksanakan upacara wisuda periode VIII tahun akademik 2025/2026 di gedung Auditorium (7/2/2026). Sebanyak 3 lulusan doktor, 52 lulusan magister, 724 lulusan sarjana dan sarjana terapan serta 21 lulusan diploma tiga diwisuda oleh rektor. Di hadapan wisudawan dan keluarganya, Rektor UNEJ menyampaikan pidato wisuda, yang menariknya berisi harapan agar lulusan UNEJ tetap menjadi mahasiswa seumur hidup.

Namun jangan salah sangka, tetap menjadi mahasiswa seumur hidup ini berupa tekad dan semangat untuk terus menjadi pembelajar seperti saat masih menjadi mahasiswa di kampus. Pasalnya, dunia selalu berubah dan bergerak dinamis. Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang sehingga apa yang hari ini masih relevan, mungkin setahun ke depan sudah tidak dipakai lagi.

Rektor, Iwan Taruna memberikan pidato wisuda periode VIII di Auditorium UNEJ, Sabtu (07/02/2026)

“Oleh karena itu jadilah pribadi yang adaptif, memiliki daya tahan, mampu bekerja lintas disiplin dan lintas budaya serta siap berkolaborasi. Dan untuk menjadi pribadi tersebut maka jadilah pembelajar sepanjang hayat, artinya menjadi mahasiswa seumur hidup,” ungkap Iwan Taruna yang disambut tepuk tangan seluruh wisudawan.

Baca juga : Wisuda UNEJ Periode VIII 2025/2026, Rektor Tekankan Pentingnya Lifelong Learning dan Kolaborasi

Rektor UNEJ lantas menekankan kemampuan berkolaborasi menjadi penting saat ini. Kolaborasi menurutnya bukan berarti selalu setuju, tapi kemampuan mendengar, menghargai perbedaan, mengolah sudut pandang sekaligus mengelola egosentrisme. Kemampuan berkolaborasi menjadikan seseorang tetap relevan dimana pun kita bekerja.

Wisudawan Jenjang Doktoral dan Magister Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Periode VIII Tahun Akademik 2025/2026

Iwan Taruna kemudian mengingatkan wisudawan kemampuan berkolaborasi sudah dilatih selama kuliah, semisal saat melakukan penelitian bersama, mengikuti beragam program kemahasiswaan atau mengikuti Kuliah Kerja Nyata. Oleh karena itu pencapaian dan prestasi saat belajar di kampus dapat menjadi bekal portofolio saat memasuki dunia kerja.

“Ingat dunia kerja sudah berubah, tidak hanya bertanya Anda lulusan dari mana, namun akan bertanya apa portofolio Anda, apa kemampuan Anda dan mampukah Anda memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” imbuh Iwan Taruna.

Wisudawan Jenjang Sarjana dan Diploma Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Periode VII Tahun Akademik 2025/2026

Terpilih sebagai wisudawan berprestasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif IPK) tertinggi adalah Dr. Nadya Shara Mahardika, STP., M.P., dari Program Studi Doktor Ilmu Pertanian dengan IPK 3,90. Dilanjutkan di jenjang sarjana oleh Made Prasanti Andriani, S.Ked., dari Fakultas Kedokteran dengan IPK 3,99. Rekannya, Devi Awang Tiani, S.Tr.T. dari Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung membersamai dengan IPK 3,87. Sementara Farlinda Safitri, A.Md., dari Program Studi Dilpoma 3 Akuntansi FEB menjadi yang terbaik di jenjang diploma dengan raihan IPK 3,57. (iim)

]]>
Hadirkan Tokoh Nasional dan Akademisi Harvard, UNEJ Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Global https://unej.ac.id/blog/2026/02/03/hadirkan-tokoh-nasional-dan-akademisi-harvard-unej-bekali-calon-wisudawan-hadapi-dunia-global/ Tue, 03 Feb 2026 11:01:57 +0000 https://unej.ac.id/?p=178055 Jember, 3 Februari 2026

Universitas Jember (UNEJ) terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan persaingan global. Melalui Pembekalan Calon Wisudawan Universitas Jember Periode VIII Tahun Akademik 2025/2026, UNEJ menghadirkan pembekalan strategis bertema “Integritas, Kompetensi, dan Daya Saing Global Lulusan Universitas Jember”, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting yang dimoderatori oleh Dr. Frenza Fairuz Firmansyah, S.Pd., M.Pd. ini diikuti oleh ratusan calon wisudawan dari berbagai fakultas. Acara diselenggarakan oleh UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember bekerja sama dengan Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) sebagai upaya konkret menjembatani transisi mahasiswa menuju dunia profesional.

Dalam sambutannya, Dr. Rokhani, S.P., M.Si. – Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNEJ menegaskan bahwa pembekalan karier merupakan fase krusial bagi calon lulusan. Menurutnya, lulusan UNEJ tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas, karakter, serta keberanian bersaing di tingkat nasional dan global.
“Dunia kerja hari ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya pintar, tetapi juga beretika, adaptif, dan memiliki daya saing global. Pembekalan ini menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai bagi calon wisudawan UNEJ,” ujarnya.

Narasumber pertama, H. Martin Erwan, S.H., M.H., alumni Fakultas Hukum UNEJ yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia, membagikan kisah perjalanan kariernya sejak menjadi mahasiswa angkatan 1982 hingga berkiprah di tingkat nasional. Beliau menekankan bahwa integritas dan kepercayaan (trust) merupakan fondasi utama dalam membangun karier yang berkelanjutan. Kompetensi dan daya saing, menurutnya, dapat diasah seiring waktu, tetapi tanpa integritas, kepercayaan tidak akan pernah tumbuh.

“Lebih baik miskin secara finansial daripada miskin secara emosional dan moral. Kuliah empat tahun tidak akan bermakna jika tidak dibarengi dengan moralitas yang tinggi,” tegasnya. Ia juga mendorong calon wisudawan UNEJ untuk selalu fokus, konsisten, dan menjadi yang terbaik di setiap profesi yang dijalani, apa pun bidangnya.

Sesi kedua diisi oleh dr. Yehuda Tri Nugroho Supranoto, alumni Fakultas Kedokteran UNEJ yang saat ini menempuh pendidikan dan riset di Harvard Medical School dengan dukungan Beasiswa LPDP PTUD. Dalam paparannya, dr. Yehuda membagikan perjalanan akademik dan risetnya dari Jember hingga ke panggung global. Ia menekankan pentingnya visualisasi tujuan, keberanian bermimpi besar, serta usaha yang konsisten, meskipun harus menghadapi kegagalan dan tantangan. Menurutnya, IPK dapat membuka pintu, namun yang membuat seseorang bertahan dan berkembang adalah nilai, ketangguhan mental, serta makna hidup yang dibawa.

Selain membahas daya saing global, dr. Yehuda juga mengangkat isu burnout dan kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan lulusan. Ia mendorong peserta untuk tidak ragu mencari bantuan profesional dan membiasakan refleksi diri sebagai bagian dari menjaga kesehatan mental. “Studi dan karier global bukanlah tujuan akhir, tetapi sarana untuk memberi dampak yang lebih besar bagi diri sendiri dan masyarakat,” ungkapnya. Melalui sesi diskusi yang interaktif, para peserta mendapatkan wawasan aplikatif mengenai persiapan karier, jejaring internasional, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara pencapaian profesional dan kesehatan mental.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Universitas Jember berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing global, sinergi antara UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNEJ, KAUJE, serta para alumni inspiratif menjadi kekuatan utama dalam membekali calon wisudawan menghadapi masa depan.

Dengan pembekalan ini, UNEJ berharap para lulusannya mampu menapaki dunia profesional dengan percaya diri, etis, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

 

]]>
Pesan Charles Meikyansah untuk Wisudawan UNEJ: Cerdas Berinvestasi dan Bijak Berteknologi https://unej.ac.id/blog/2026/01/24/pesan-charles-meikyansah-untuk-wisudawan-unej-cerdas-berinvestasi-dan-bijak-berteknologi/ Sat, 24 Jan 2026 11:58:53 +0000 https://unej.ac.id/?p=177928 Jember, 24 Januari 2026

Gelaran Wisuda Periode VII Universitas Jember (UNEJ) Tahun Akademik 2025/2026 terasa istimewa dengan kehadiran salah satu putra terbaik kampus Tegalboto, Charles Meikyansah. Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNEJ yang kini mengemban amanah sebagai Anggota Komisi XI DPR RI tersebut hadir untuk memberikan orasi inspiratif di hadapan ribuan wisudawan di Auditorium UNEJ, Sabtu (24/01/2026).

Momentum wisuda bukanlah akhir dari masa studi. Akan tetapi, gerbang dari dunia nyata. Sebagai sosok yang membidangi urusan keuangan dan perbankan di parlemen, Charles membawa pesan krusial bagi para lulusan baru dalam menghadapi realitas ekonomi global yang dinamis. Ia menekankan bahwa menyandang gelar akademik hanyalah langkah awal, sementara tantangan sesungguhnya adalah bagaimana para wisudawan mampu menjaga literasi keuangan dan tetap memegang kendali atas kemajuan teknologi yang kian masif.

Charles Meikyansah dalam orasi ilmiah di gelaran Wisuda UNEJ periode VII Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium, Sabtu (24/01/2026)

Dalam penyampaiannya, Charles menyoroti tentang peluang dunia kerja. Di indonesia, banyak para pelamar kerja yang kesana-kemari melamar pekerjaan. Namun, kenyataan yang dihadapi jumlah pelamar lebih banyak daripada lapangan kerja yang tersedia. Akan tetapi, hal ini tidak mematahkan semangat.

“Banyak pencari kerja yang mencari kerja. Tapi, banyak lapangan kerja yang tidak tersedia. Realita ini yang harus kita hadapi, namun bukanlah menjadi patah semangat,” ucap Charles.

Selain itu, Charles juga menegaskan bahwa banyak sekali tantangan dunia kerja. Standarisasi yang tidak hanya menuntut kemampuan akademik, namun juga adaptif, bukan seorang yang pasif. Dengan demikian, persaingan kerja yang semakin ketat harus disikapi dengan sikap profesional dan tidak mudah menyerah.

“Dunia tidak menjanjikan kemudahan, tapi dunia menjanjikan peluang bagi kalian yang berusaha dan tidak menyerah. Dunia kerja hari ini menghargai mereka yang adaptif bukan yang pasif,” imbuhnya.

Charles Meikyansah, Alumni FISIP UNEJ yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi XI DPR RI

Dibalik setiap usaha pasti ada rintangan yang dihadapi. Akan tetapi, itu semua bukanlah tabir untuk memutus rantai cita-cita. Jika dunia tidak memberikan kesempatan, maka bangunlah dan ciptakan peluang sendiri.

Kenyataan pahit harus dihadapi. Pasalnya peluang kerja di Indonesia yang sedikit, sehingga Charles memaparkan bahwa satu kota, satu perusahaan maupun satu negara bukanlah suatu penghalang mimpi. Banyak di luar negeri yang membutuhkan tenaga kerja adaptif. Selaras dengan itu, di luar negeri tidak hanya membuka peluang pekerjaan, namun juga semangat belajar, tumbuh dan berkembang bagi negara Indonesia.

“Banyak di negara luar sana yang membutuhkan tenaga kerja yang adaptif. Bukan hanya untuk bekerja, namun juga tumbuh, belajar dan berkembang untuk negara Indonesia,” pungkasnya.

Usaha tidak akan menghianati hasil. Itulah sebuah pepatah yang akan membuat bahagia di masa depan. Sebab, para wisudawan dan wisudawati tidak memilih untuk menyerah sampai titik ini, sehingga jika suatu saat mereka melihat ke belakang akan bangga dengan usaha yang telah dilakukan. Harapannya, semoga dari kampus Tegalboto ini lahir pemimpin masa depan yang memiliki daya juang tinggi, siap berkontribusi bagi bangsa dan lapar akan ilmu. Oleh karena itu, apapun profesi yang dimiliki, tetaplah optimis dan semangat. (dil/rb)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
Wisuda Spesial, Dihadiri Anggota DPR RI dan Dewan Pengawas UNEJ https://unej.ac.id/blog/2026/01/24/wisuda-spesial-dihadiri-anggota-dpr-ri-dan-dewan-pengawas-unej/ Sat, 24 Jan 2026 07:52:27 +0000 https://unej.ac.id/?p=177923 Jember, 24 Januari 2026

Universitas Jember (UNEJ) menggelar upacara wisuda periode VII tahun akademik 2025/2026 di gedung Auditorium kampus Tegalboto (24/1/2026). Yang membedakan, wisuda kali ini terasa spesial karena dihadiri oleh anggota DPR RI, Charles Meikyansah. Tamu istimewa lainnya adalah Ketua Dewan Pengawas UNEJ, Dr. M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek. Didampingi dua anggota, Yuna Farhan, Ph.D., dari kalangan profesional yang saat ini menjabat sebagai, Country Director Indonesia International Budget Partnership, dan I Made Ambara Sugama, S.E., M.S.E., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLUI Kemenkeu.

Dalam pidato wisudanya, Rektor UNEJ menyebut kehadiran anggota DPR RI dan jajaran Dewan Pengawas UNEJ sebagai penyemangat bagi wisudawan UNEJ yang akan beranjak ke tahapan kehidupan berikutnya. Sementara bagi UNEJ, wisuda menjadi bukti kepada para pemangku kepentingan bahwa amanah mendidik putra putri bangsa sudah dilaksanakan. Kali ini ada 2 lulusan doktoral, 32 lulusan magister, 716 lulusan sarjana dan sarjana terapan dan 50 lulusan diploma tiga yang diwisuda.

Rektor, Iwan Taruna memberikan pidato wisuda periode VII di Auditorium UNEJ, Sabtu (24/01/2026)

Menurut Iwan Taruna, 800 wisudawan sudah melewati proses pendidikan, pengujian dan pendewasaan diri di kampus. Namun tiap wisudawan tentu punya ceritanya masing-masing, ada yang lulus tepat waktu, ada pula yang akhirnya diwisuda. Namun semua sepakat, hari ini, kerja keras tersebut berbuah manis, dan sekaligus semua paham dunia saat ini bergerak cepat. Penyebabnya ada disrupsi akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat, menyebabkan apa yang dulu ada kini hilang, dan yang baru bermunculan di dunia kerja.

Baca juga : 800 Lulusan UNEJ Diwisuda, Pesan Rektor: Adaptif dan Mampu Bekerja Lintas Disiplin

“Namun percayalah ada yang tidak pernah berubah, yakni nilai karakter, integritas dan kemampuan untuk terus belajar. Dunia kerja tidak hanya mencari mereka yang pintar saja, namun membutuhkan mereka yang adaptif, mampu bekerja lintas disiplin dan punya kepedulian sosial. Dunia kerja tidak selalu bertanya Anda lulusan mana, tapi pertanyaan bisakah Anda bekerja sama,” ungkap Iwan Taruna kepada wisudawan beserta keluarganya yang hadir.

Wisudawan Jenjang Doktoral dan Magister Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Periode VII Tahun Akademik 2025/2026

Selanjutnya adalah kemampuan bekerja sama karena di dunia kerja tidak ada lulusan program studi yang paling unggul. Tidak ada lulusan yang tidak penting, yang ada peran yang beda namun saling melengkapi. Semisal kesembuhan pasien tergantung pada kerja dokter, perawat, apoteker, analis kesehatan, petugas TIK bahkan seorang akuntan di rumah sakit. Intinya adalah kolaborasi.

Wisudawan Jenjang Sarjana dan Diploma Peraih Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi Periode VII Tahun Akademik 2025/2026

Charles Meikyansah yang hadir mewakili pengurus Keluarga Alumni Universitas Jember (KUAJE), menerima penyerahan alumni wisuda periode VII tahun akademik 2025/2026 dari Rektor UNEJ. Selanjutnya alumni FISIP ini memberikan motivasi kepada yuniornya. Sementara itu, sebelumnya ketua dan anggota Dewan Pengawas melaksanakan beragam kegiatan diantaranya bertemu seluruh pimpinan UNEJ, hingga mengunjungi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RS PTN) UNEJ guna melihat dari dekat persiapan rumah sakit pendidikan yang ditargetkan akan beroperasi tahun ini. (iim)

]]>
Tak Cuma Jago Kandang, Lulusan Terbaik UNEJ Ini Raih Sertifikasi Data Scientist di Sela Kuliah https://unej.ac.id/blog/2026/01/24/tak-cuma-jago-kandang-lulusan-terbaik-unej-ini-raih-sertifikasi-data-scientist-di-sela-kuliah/ Sat, 24 Jan 2026 05:11:48 +0000 https://unej.ac.id/?p=177918 Jember, 24 Januari 2026

Universitas Jember (UNEJ) kembali menggelar upacara wisuda periode VII tahun akademik 2025/2026 di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026). Para wisudawan lulusan program doktor, magister, sarjana, dan diploma secara resmi menyandang gelar akademiknya setelah lulus dari Universitas Jember.

Di tengah kebahagiaan para wisudawan yang resmi dikukuhkan, terdapat kisah inspiratif pada wisuda periode ini datang dari Teguh Efendi, lulusan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) yang meraih IPK 3,71 dengan masa studi 3 tahun 11 bulan 7 hari. Di tengah kesibukan kuliahnya, Teguh berhasil membuktikan bahwa mahasiswa bisa memiliki kompetensi lintas disiplin dengan meraih sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Junior Data Scientist.

Teguh Efendi, wisudawan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ periode VII di Auditorium UNEJ, Sabtu (24/01/2026)

Selama masa kuliah, Teguh tidak hanya fokus di dalam kelas. Ia aktif sebagai asisten praktikum selama empat semester berturut-turut. Kehausannya akan ilmu baru membawanya mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di bidang Data Science.

“Meskipun bidang ini dianggap kurang relevan dengan program studi saya oleh sebagian orang, namun bagi saya ini sejalan dengan semangat Kampus Merdeka. Mahasiswa diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran kelas,” ujar Teguh usai prosesi wisuda di Auditorium Kampus Tegalboto, Sabtu (24/01/2026).

Saat ditanya mengenai rahasia suksesnya membagi waktu, Teguh menekankan pentingnya manajemen prioritas. Ia selalu menyelesaikan kewajiban akademik sebagai tugas utama sebelum mengerjakan kegiatan lainnya.

Baca juga : Lulusan Terbaik UNEJ, Teguh Efendi Raih IPK 3,71 dan Sertifikasi Data Scientist

“Saya membuat jadwal belajar yang realistis—tidak terlalu padat, tapi konsisten. Kuncinya adalah tidak menunda pekerjaan karena itu hanya akan menambah beban di akhir. Selain itu, menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat sangat penting agar tetap produktif,” jelasnya.

Bagi Teguh, pencapaian meraih predikat lulusan terbaik ini bukan sekadar angka IPK, melainkan bekal untuk mengabdi sesuai nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di balik keberhasilannya, ia mengakui peran besar doa dan dukungan orang tua.

“Dukungan keluarga adalah sumber semangat terbesar. Saya ingin setiap langkah yang saya ambil ke depan tidak hanya membawa kemajuan bagi diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” pungkas Teguh dengan haru.

Adapun yang turut dikukuhkan sebagai wisudawan berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan. Pada jenjang Doktor, Dr. Basuki Kurniawan, S.H.I., M.H. dari program studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum yang berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan IPK 3,96 selama 4 tahun 5 bulan 9 hari.

Sementara itu, pada jenjang Magister, predikat cumlaude diraih oleh Moh. Abqoriyun Nabighul Fahmi, M.Pd. dari program studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ia mampu menyelesaikan studinya dalam kurun waktu 1 tahun 5 bulan 11 hari dengan IPK sempurna yaitu 4,00.

Dari jenjang Sarjana, Rifa Anisatul Kumairoh, S.P. dari program studi Penyuluhan Pertanian Fakultas Pertanian lulus sebagai peraih IPK tertinggi di jenjangnya yaitu angka sempurna 4,00 dengan lama studi hanya 3 tahun 10 bulan 18 hari.

Melengkapi deretan lulusan dari berbagai jenjang, Mohammad Rofiul Huda, S.Tr.T., wisudawan dari jenjang Diploma, program studi Teknologi Rekayasa Elektronika Fakultas Teknik lulus dengan IPK 3,74 dan masa studi 3 tahun 11 bulan 7 hari. (dil/adi)

#DiktisaintekBerdampak #UNEJBerdampak #Alumni/Lulusan

]]>
UNEJ Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja Era Media dan Informasi https://unej.ac.id/blog/2026/01/14/unej-bekali-calon-wisudawan-hadapi-dunia-kerja-era-media-dan-informasi/ Wed, 14 Jan 2026 01:28:40 +0000 https://unej.ac.id/?p=177710 Jember, 14 Januari 2026

Universitas Jember (UNEJ) terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja di era media dan informasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan Universitas Jember Periode VII Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan secara daring oleh UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember bekerja sama dengan Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE), Rabu (14/1).

Mengusung tema “Membangun Karier di Era Media dan Informasi: Integritas, Kompetensi, dan Personal Branding Lulusan UNEJ”, kegiatan ini diikuti oleh ratusan calon wisudawan dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Jember yang dimoderatori oleh Dr. Frenza Fairuz Firmansyah, S.Pd., M.Pd.. Pembekalan ini dirancang untuk ruang strategis bagi calon lulusan untuk memahami dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif, terbuka, dan dipengaruhi oleh perkembangan teknologi serta media digital.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan oleh Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember, Dr. Rokhani, S.P., M.Si. Dalam laporannya, Dr. Rokhani menegaskan bahwa pembekalan calon wisudawan merupakan program rutin yang bertujuan memperkuat kesiapan karier lulusan UNEJ sebelum memasuki dunia kerja maupun dunia usaha. Menurutnya, tema kegiatan dipilih secara kontekstual agar lulusan mampu menjawab tantangan aktual dunia profesional, khususnya terkait integritas, kompetensi, dan kemampuan membangun citra diri secara positif di ruang publik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan opening speech oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kewirausahaan Universitas Jember, Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa lulusan UNEJ harus memiliki keseimbangan antara keunggulan akademik, karakter, dan daya saing. Ia menegaskan bahwa pembekalan karier merupakan bagian penting dari proses transisi mahasiswa menuju dunia profesional, sehingga lulusan UNEJ diharapkan mampu beradaptasi, menjunjung etika, serta siap menghadapi perubahan dunia kerja yang dinamis.

Sesi pemaparan materi pertama disampaikan oleh Nanang Sutedja, S.E., M.M., Direktur PT Varia Usaha Fabrikasi. Dalam materinya, Nanang menjelaskan bahwa dunia kerja saat ini mengalami perubahan signifikan akibat transformasi digital, otomatisasi, serta perubahan kebutuhan kompetensi. Ia memaparkan tren dunia kerja di era digital, mulai dari fleksibilitas kerja, kolaborasi lintas fungsi dan global, hingga meningkatnya perhatian terhadap kesejahteraan dan kesehatan mental pekerja.

Nanang menekankan tiga pilar utama dalam membangun karier berkelanjutan, yaitu integritas sebagai pondasi nilai, kompetensi sebagai modal kinerja, dan personal branding sebagai sarana komunikasi nilai diri. Menurutnya, ketiga pilar tersebut harus berjalan secara sinergis agar lulusan mampu membangun reputasi profesional yang dipercaya dan bernilai di mata dunia kerja. Ia juga mengingatkan bahwa pengalaman tidak dapat diduplikasi, tetapi harus dijalani sebagai proses pembelajaran menuju kesuksesan.

Pada sesi diskusi, peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait peluang magang, lintas kompetensi, serta kompetensi krusial di era media dan informasi. Narasumber menegaskan bahwa integritas, kemauan belajar, dan adaptabilitas menjadi fondasi utama bagi lulusan dalam menghadapi perubahan dunia kerja. Sesi ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Narasumber I oleh Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember.

Sesi kedua diisi oleh Afrin Meyriana, S.E., M.I.Kom., News Producer Liputan6 SCTV. Melalui materinya bertajuk “Sarjana Ekonomi Kok Kerja di Media?”, Afrin membagikan perjalanan kariernya sebagai lulusan Universitas Jember yang mampu beradaptasi dan berkembang di industri media. Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki peluang berkarier di berbagai sektor selama mampu membangun keterampilan, pengalaman, dan kepercayaan diri.

Afrin juga menggarisbawahi pentingnya portofolio yang relevan dengan tujuan karier serta kemampuan mengemas pengalaman akademik dan nonakademik menjadi nilai tambah. Menurutnya, rasa percaya diri dapat dibangun dengan mengenali diri sendiri, menguasai materi, dan berlatih secara konsisten. Sesi diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta mengajukan pertanyaan terkait penyusunan portofolio dan membangun kepercayaan diri di bidang yang berbeda dengan latar belakang studi.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Narasumber II oleh Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Jember. Secara keseluruhan, pembekalan ini memberikan wawasan komprehensif dan aplikatif bagi calon wisudawan dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di era media dan informasi.

Melalui kegiatan ini, Universitas Jember menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga lulusan yang berintegritas, kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi nyata bagi dunia kerja dan masyarakat luas.

 

]]>
Wisuda Periode VIII Tahun Akademik 2025/2026 https://unej.ac.id/event/wisuda-periode-viii-tahun-akademik-2025-2026/ Fri, 06 Feb 2026 23:00:00 +0000 https://unej.ac.id/?post_type=tribe_events&p=177606